Satu-satunya RS Center Bayi Tabung di Kalimantan

Satu-satunya RS Center Bayi Tabung di Kalimantan

  Senin, 3 Oktober 2016 10:37

SEPTEMBER 2016, RSIA Anugerah Bunda Khatulistiwa Pontianak merayakan HUT ke-10. Berbagai pencapaian telah diraih sejak berdiri, terutama dalam menyediakan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak.

 
“Insya Allah, tahun ke-10 ini, kami menjadi satu-satunya rumah sakit center bayi tabung resmi yang diakui pemerintah, dalam hal ini Kementerian/Departemen Kesehatan,” ujar dr H Badarul Muchtar WD SpOG, Direktur RSIA Anugerah Bunda Khatulistiwa Pontianak, disela perayaan HUT ke-10, Kamis (29/9).

Menurut Badarul, center bayi tabung RSIA ABK sedang tahap persiapan. Pihaknya bekerjasama dengan PT Morula Indonesia, Jakarta; membuat IVF Morula Pontianak (center bayi tabung) di RSIA ABK. Pihaknya pun telah melengkapi berbagai peralatan yang dibutuhkan bayi tabung, maupun akses yang muncul karenanya. “Misalnya, peralatan bayi prematur, selain dana, dibutuhkan ruang representatif dan tenaga kompeten. Semua itu sudah kami siapkan,” katanya.

Untuk menunjang program bayi tabung, peralatan kamar bedah pun lebih dilengkapkan, seperti untuk bedah laparoskopi, histeroskopi, dan endoskopi. “Alhamdulillah, ini sudah berjalan, tinggal peresmian ruang bayi tabung. Tenaganya juga sudah dikirim ke Jakarta untuk pelatihan selama satu bulan. Insya Allah, November ini sudah resmi bayi tabung di Pontianak,” jelasnya.

Menurutnya, ke depan, tantangan rumah sakit dalam era liberalisasi dan globalisasi makin berat. “Rumah sakit harus siap bersaing,” ujarnya, “Tantangannya luar biasa, belum lagi kompetisi di dalam negeri sendiri.” Rumah sakit yang mau bertahan harus meningkatkan mutu pelayanan kesehatannya, ditinjau dari standar input, proses, dan output atau indikator yang harus diperbaiki.

Segi input, peralatan rumah sakit harus diperbaiki, up to date, sehingga tidak kalah saling. Proses harus membuat dokumen prosedur pelayanan secara administratif atau prosedural menjadi jauh lebih baik, serta disenangi masyarakat. Output-nya, keluhan masyarakat harus segera direspon. “Itu yang harus dihadapi rumah sakit, khususnya ABK, sehingga lebih baik pada tahun ke-10 ini,” katanya. Program center bayi tabung menjadi salah satu upaya RSIA ABK agar lebih baik.

Terkait perayaan HUT ke-10, ia menyampaikan, RSIA ABK Pontianak tetap berusaha memberikan bantuan / sumbangsih pada masyarakat. Perayaan tahun ini ada variasi berbeda. “Ini tanda sukacita kami, sampai pada tahun ke-10 masih bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Tahun ini, pelayanan kesehatan secara cuma-cuma dipusatkan di RSIA ABK Pontianak, Jl Ahmad Yani. Rangkaian kegiatan diawali khitanan massal yang diikuti 56 anak. Aksi donor darah, di mana terkumpul 60 kantong darah, 90 persennya dari karyawan aktif RSIA ABK. “Hari ini (Kamis, 29/9), pemeriksaan spesialis gratis, pukul 08.00-14.00 WIB. Terakhir, Sabtu (1/10), pelayanan keluarga berencana, baik operasi maupun nonoperatif. Sudah ada 40 aseptor yang terdaftar,” katanya.

Selain itu, dalam hut ke-10, RSIA ABK Pontianak juga mengelar pemeriksaan laboratorium gratis untuk kolesterol, asam urat, dan gula darah. Mereka juga menyumbangkan 200 pohon kepada Badan Lingkungan Hidup. (*)