Satu Petugas Rutan Sanggau Positif

Satu Petugas Rutan Sanggau Positif

  Rabu, 30 March 2016 09:42
TES URINE: BNNK Sanggau diback-up personil Polres Sanggau saat melakukan tes urine di Rutan Sanggau, Selasa pagi kemarin. Satu petugas diketahui positif narkoba. SUGENG/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SANGGAU-Rumah Tahanan Negara Klas II B Sanggau berkerjasama dengan pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sanggau, Selasa (29/3) pagi kemarin menggelar tes urine dadakan terhadap petugas rutan. Hasilnya, dari 24 orang petugas, satu diantaranya positif menggunakan narkoba.

Plh Karutan Sanggau, Sugiharto membenarkan hal tersebut saat ditanya harian ini. tes urine itu, memang dilakukan secara mendadak dengan terlebih dulu berkoordinasi dengan BNNK Sanggau. Dalam pelaksanaannya tes urine tersebut juga turut dijaga ketat personil kepolisian setempat.

“Iya tadi pagi kami laksanakan tes urine dadakan. Ada 24 orang yang dilakukan tes urine, satu orang hasilnya positif. Ini upaya kami untuk antisipasi masuknya narkoba di rutan,” terangnya.

Mengenai satu orang dengan hasil positif ini akan ditindaklanjuti ke kanwil kemenkumham propinsi kalbar untuk tindakan lebih lanjutnya. “Saya masih koordinasikan dengan kantor kanwil dulu. Kemungkinannya bisa diikutkan rehabilitasi,” ujar dia.

Menurut dia, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan BNNK Sanggau untuk penanganannya. Sejauh ini memang baru sebatas koordinasi, sambil menunggu koordinasi dengan kantor wilayah baru kemudian akan diambil tindakan.

“Kita harus sudah berani transparan loh ya dengan masyarkat. Kalau memang ada yang main-main dengan narkoba akan kita tindak. Tapi saya tidak sebutkan identitas orangnya. Yang pasti benar ada satu positif,” tegasnya.

Kepala BNN Kabupaten Sanggau, Kompol Ngatiya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut atas koordinasi bersama. Untuk penanganan satu orang yang positif tersebut sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Resor Sanggau.

“Setelah didapat hasilnya, yang positif dilakukan pemeriksaan di kepolisian. Saya sedang upayakan untuk program rehabilitasi. Mungkin bisa diketahui beberapa hari kedepan,” katanya sore kemarin. (sgg)

Berita Terkait