Satu Orangutan Ditranslokasikan ke TNGP

Satu Orangutan Ditranslokasikan ke TNGP

  Senin, 8 January 2018 10:00
TRANS LOKASI: Beberapa petugas dari Seksi Konservasi, BKSDA, dan YIARI, melakukan translokasi satu individu orangutan ke TNGP, Kamis (4/1). FOTO TNGP FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Berjenis Kelamin Jantan, Berusia 23 Tahun

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang Ruswanto memastikan jika pihaknya dan petugas Resort BKSDA Sukadana bersama petugas YIARI Ketapang, melakukan pengecekan lokasi keberadaan individu orangutan (Pongo pygmaeus) Kamis (4/1) lalu. Selanjutnya mereka juga melakukan translokasi orangutan ke TNGP.

IA menceritakan, saat dilakukan pengecekan lokasi, ternyata turut dijumpai keberadaan individu lain. Individu dimaksud yakni orangutan jantan dewasa yang telah diamati sebelumnya sejak Oktober 2017. 

"Setelah kita berada di lokasi, kita menilai prioritas orangutan tersebut berdasarkan sifat liar, agresif, dan meresahkan warga. Maka terhadap jantan dewasa bernama Lulup, usia kurang lebih 23 tahun dengan kondisi liar,  terdapat luka dibagian chippad, sebelah kanan. Untuk itu kami diputuskan untuk melakukan direscue dan translokasi," terangnya, Minggu (7/1) di Sukadana.

Setelah mengetahui hal tersebut, pihaknya mengambil langkah  terhadap individu orangutan tersebut. Sebelumnya mereka masih dapat melakukan penghalauan. 

Kemudian sebagai upaya animal welfare, orangutan tersebut di-rescue sesuai SOP dengan pembiusan dilanjutkan pemeriksaan kondisi satwa dan pemasangan chip. "Untuk orangutan tersebut yang diperkirakan sebaran habitatnya berada disekitar koridor TN Gunung Palung, segera ditranslokasi yang sebelumnya berkoordinasi untuk izin lokasi translokasi orangutan ke dalam kawasan TNGP itu," terangnya.

Selanjutnya, petugas mereka diarahkan oleh TNGP ke lokasi translokasi yang berada di Riam, Bekinjil Pal 20, yang berjarak kurang lebih 5 kilometer dari jalan utama. "Untuk translokasi kita berhasil lakukan sekitar pukul 19.15 WIB. Selanjutnya ditempatkan volunteer dari YIARI untuk mengamati perilaku dan pergerakannya di tempat translokasi itu. Dan semoga orangutan tersebut segera beradaptasi dengan rumah barunya," tutupnya. (dan)

Berita Terkait