Sapta Pesona Ariung Mandalam

Sapta Pesona Ariung Mandalam

  Rabu, 4 November 2015 08:13
PESONA: Pembukaan acara Sapta Pesona di Desa Ariung Mandalam, Kecamatan Putussibau Utara oleh Gubernur Kalbar Drs Cornelis. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

PUTUSSIBAU— Sapta Pesona merupakan gerakan sadar wisata untuk melestarikan situs dan cagar budaya. Di Kapuas Hulu Betang Ulubanua, Desa Ariung Mandalam, Dusun Sinsung Amas Kecamatan Putussibau Utara sebagai tempat pencangan Sapta Pesona. Dengan adanya sapta pesnoa diharapkan bisa meningkatkan penerimaan PAD (pendapatan asli daerah) kapuas hulu melalui parwisata daerah.Kepala dinas pariwisata dan ekonomi Kreatif (Parekraf) provinsi kalbar Simplisius menyebutkan sapta pesona di desa Ariung Mandalam mengusung konsep Aman, Tertib, Bersih, Sejuk Indah, kenangan dan  ramah-tamah. Dan menggerakan sadar wisata untuk melestarikan situs cagar budaya yang ada.

“Ingat, pariwisata sekarang penyumbang PAD terbesar,” tuturnya pada wartawan, Senin (2/11) sore.Pada pembukaan acara Sapta Pesona di Rumah Betang Ulubanua, Simplisius, menyebutkan Kapuas Hulu merupakan kabupaten yang kaya akan objek wisata. Baik dari alam maupun kebudayaannya, seperti Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) dan rumah betang masyarakat Dayak.“Bagi kementerian pariwisata Kapuas Hulu harus jadi perioritas,” jelasnya.

Dikatakanm wisata budaya merupakan prestasi kabupaten Kapuas Hulu. Jadi gerakan sadar wisata sangat tepat untuk menjaga cagar budaya. Pokok pengembangan sadar wisata harus di dukung oleh Kepala Desa, pelaku wisata, SKPD terkait, pedagang dan penggiat kuliner. “Untuk menunjang itu, aksi wisata harus mengandung unsur aman, tertib, sejuk, indah, ramah-tamah dan kenangan,” paparnya.

Jika unsur tersebut sudah tercipta, otomatis sebuah wisata budaya akan menjadi destinasi.Simplisius berharap, kegiatan Pencanangan Sapta Pesona tersebut,  Desa Ariung Mandalam akan menjadi situs cagar budaya masa depan Kapuas Hulu yang tetap lestari. Ariung Mandalam dipilih menjadi tempat pencangan aksi sapta pesona karena Desa Ariung ini memiliki cagar budaya berupa makam kulambo.Makam ini, kata Simplisius, pada zaman dahulu dalam sebuah tempat bernama Lungun yang selama ini sering dikunjungi wisatawan." Gubernur memberikan perhatian lebih untuk memelihara aset budaya tersebut. Jadi Sapta Pesona ini merupakan kondisi yang menggambarkan masyarakat Ariung Mendalam sadar wisata untuk membangun pariwisata," katanya menutup pembicaraan.(aan)