Santuni Keluarga Bocah Tenggelam

Santuni Keluarga Bocah Tenggelam

  Rabu, 9 March 2016 10:17
SANTUNAN : Ketua TP PKK, Hj Erlina Ria Norsan foto bersama kedua orang tua korban. WAHYU/PONTIANAKPOST

MEMPAWAH- Suasana duka tampak masih menyelimuti keluarga besar Kepala Desa (Kades) Sungai Duri I, Suryani, sejak meninggalnya putra kesayangannya, Muhammad Surya Rizki, 5. Jenazah bocah malang itu ditemukan mengapung pinggiran sungai setelah menghilang dari rumah selama dua hari.

Tergugah dengan rasa duka tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Mempawah, Hj Erlina Ria Norsan berkesempatan berkunjung kerumah duka di Desa Sungai Duri I Kecamatan Sungai Kunyit. Erlina yang juga Ketua PMI Kabupaten Mempawah ini datang beserta beberapa pengurus PMI lainnya.

Kedatangan istri Bupati Mempawah beserta rombongan itu pun disambut oleh Kades, Suryani beserta istri, Liana dan para kerabatnya. Bahkan, Liana pun sempat menceritakan ikhwal hilangnya anak keduanya itu. Sesekali Liana tampak tak mampu menahan haru mengingat kejadian tragis yang merenggut nyawa putranya.

“Semua yang ada didunia ini semata-mata hanya titipan dari Allah SWT. Anak, harta bahkan nyawa kita ini hanya titipan. Suatu saat nanti, kita juga akan kembali kepada Sang Pencipta,” tutur Erlina menguatkan Liana sembari menyeka air mata.

Sebagai sesama wanita, Erlina paham betul dengan kepedihan yang dirasakan kedua orang tua korban. Namun, manusia hanya menerima segala takdir Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan bertawakal kepada-NYA.

“Semua takdir kehidupan ini sudah diatur oleh Allah SWT. Kita harus merelakan dan mengikhlaskan segala yang telah menjadi ketentuannya. Kita semua sayang dengan almarhum, tetapi Allah lebih sayang kepadanya,” ujar Erlina menambahkan.

Sebelum beranjak meninggalkan rumah duka, Erlina pun menyerahkan sedikit santunan kematian berupa uang tunai. Erlina berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan keluarga korban.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi inilah bentuk perhatian dan kepedulian kami kepada sesama saudara yang sedang berduka,” lirihnya mengakhiri.

Muhammad Surya Rizki, 5 warga Desa Sungai Duri I Kecamatan Sungai Kunyit menghilang dari rumahnya sejak Senin (29/2) pukul 09.00 WIB. Buah hati pasangan Suryani, SE dan Liana itu hilang setelah ditinggal seorang diri oleh orang tuanya. Korban baru ditemukan pada Rabu (2/3) sekitar pukul 01.53 dini hari dalam kondisi meninggal dunia dipinggiran sungai disekitar tempat tinggalnya.(wah)