Santai Hadapi Captain America

Santai Hadapi Captain America

  Senin, 25 April 2016 09:30
GENG CINTA: Dari kiri Titi Kamal, Adinia Wirasti, Dian Sastro, dan Sissy Prescillia. ABRAHAM GB/RADAR JOGJA/JPG

Berita Terkait

Mira Lesmana Optimistis AADC2 Direspons Baik

JOGJAKARTA – Tiga hari menjelang penayangan Ada Apa dengan Cinta 2 (AADC2), apakah Anda merasakan hal yang sama? Deg-degan menanti 28 April. Setelah 14 tahun berlalu sejak rilis AADC, akhirnya kelanjutan kisah Cinta dan Rangga akan terungkap.

Pada Sabtu (23/4), gala premiere AADC2 dilangsungkan di Jogjakarta. Semua pemain dan aktor belakang layar hadir di sana. Dian Sastro, pemeran Cinta, menyatakan tak bisa tidur saking nervous-nya akan menghadiri gala premiere. Apakah Mira Lesmana, produser, merasakan hal yang sama?

Mira mengaku justru merasa tertantang. Sebab, sehari sebelum AADC2 tayang di semua bioskop, ada ’’pesaing’’ film lain, yakni Captain America: Civil War. Film produksi Marvel dan Disney itu rilis pada 27 April. 

Menanggapi hal tersebut, Mira mengaku santai saja. Justru, lanjut dia, itu bisa membuktikan sejauh mana kecintaan masyarakat akan sinema Indonesia. ’’Kami berhadapan langsung dengan Captain America, head-to-head. Semoga masyarakat Indonesia merespons dengan baik,’’ harapnya ketika ditemui di Empire XXI. 

Tapi, dia optimistis filmnya bisa mendapat tempat di hati penonton. Sebab, filmnya menjadi jawaban kegalauan penonton AADC 14 tahun lalu. Saat itu, kisah Cinta dan Rangga tersebut mencetak sejarah dalam perfilman Indonesia. Jadi, ada keterikatan khusus dengan masyarakat.

Jogjakarta menjadi tempat spesial untuk sekuel itu bukan hanya karena sebagai mayoritas pengambilan gambar. Jogjakarta dianggap bersejarah karena di kota itulah Rangga dan Cinta bertemu setelah 14 tahun berpisah. 

Mira dan Riri Riza juga punya ’’kedekatan’’ dengan Kota Gudeg tersebut. ’’Lima tahun belakangan, saya dan Riri sering bolak-balik ke Jogjakarta. Kalau penat di Jakarta, paling enak datang ke sini,’’ katanya. Nuansa dan suasana seni di Jogjakarta sangat dinamis. Karena itu, Mira merasa perlu mengabadikannya ke dalam frame film. ’’Kami (Mira dan Riri) jarang sekali membuat sekuel, tapi AADC ada perasaan beda. Jogjakarta pun turut menguatkan untuk mempertemukan lagi Rangga dan Cinta,’’ ucapnya. (dwi/JPG/c23/jan)

Berita Terkait