Sanksi PNS Mangkir

Sanksi PNS Mangkir

  Selasa, 5 January 2016 09:40
PERIKSA ABSEN: Sekda Sintang, Yosepha Hasnah memeriksa absensi pegawai saat memimpin sidak kehadiran pegawai di lingkungan Pemkab Sintang. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Memasuki hari pertama kerja ditahun 2016, usai liburan dan cuti bersama Natal dan Tahun Baru, Sekretaris Daerah Sintang, Yosepha Hasnah  melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa satuan perangkat kerja daerah (SKPD), Senin (4/1).

Pegawai Negeri Sipil didapati tidak hadir masuk kerja tanpa alasan jelas bakal dikenai sanksi. Bentuk sanksi yang dijatuhkan sesuai pelanggaran. “Ketidakhadiran tanpa alasan atau memperpanjang libur akan dikenakan sanksi teguran secara tertulis,” kata Sekda.  

Mengawali sidaknya, Sekda  di dampingi Asisten Administrasi Umum, Kepala BKD, Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa Kepala SKPD terkait mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah AM. Djoen Sintang, kemudian dilanjutkan ke Dinas Pendapatan Daerah, Badan Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu Terpadu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Puskesmas Tanjung Puri dan diakhiri di Puskesmas Sungai Durian.
Menurut Sekda, hasil sidak kehadiran PNS antara 80 hingga 95 persen. Sidak dilangsungkan tidak hanya mengecek kehadiran para PNS yang menambah libur tanpa ada alasan, tetapi juga melihat sarana dan prasarana fasilitas pendukung di SKPD yang dikunjungi. Misal, lanjut Sekda, ada atau tidaknya peralatan yang mengalami kendala, kekurangan peralatan, dan mengecek ada terindikasinya permasalahan terhadap alat pendukung kinerja.
Sekda menambahkan, saat sidak, semua absen SKPD dikumpulkan di BKD. SKPD yang kehadirannya dibawah 80 persen akan ditindak dan diberikan teguran. “Jika ada cuti, sakit masih bisa ditoleransi tetapi tidak kepada PNS yang menambah libur tanpa ada keterangan yang jelas,” kata Sekda.
Menurut Sekda sidak memprioritaskan ke SKPD yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Tujuannya, untuk melihat kedisplinan pegawai dan memastikan pelayanan kepada masyarakat terlaksana dengan baik usai libur natal dan tahun baru.

Kepala BKD Sintang, Palentinus mengatakan, pihaknya akan merekap semua kehadiran pegawai di setiap SKPD. Selanjutanya hasil rekap akan diserahkan ke Sekda.“Apabila yang tidak hadir kepala SKPD, maka Sekda yang akan memberikan teguran, apabila pegawai maka, kepala SKPD yang memberikan teguran,” katanya.Sementara Kepala Isnpektorat Kabupaten Sintang, Apolonorius Biong mengatakan sidak merupakan salah satu fungsi pengawasan dan teguran tertulis merupakan aspek pembinaan.“Fungsi pengawasan juga berada di Inpektorat, hari ini kita juga memantau kehadiran pegawai dan pengecekan ke instansi pelayanan. Delapan hari paska natal tidak ada alasan untuk tidak ke kantor,” kata Biong. (stm)

 

Berita Terkait