Sanggar Senam, Bisnis yang Menyehatkan

Sanggar Senam, Bisnis yang Menyehatkan

  Kamis, 29 Oktober 2015 08:05
BISNIS SEHAT : Sesuai namanya BSM Aerobic & Fitness Centre, disini tak hanya menyediakan kelas senam, tapi juga ragam peralatan fitness. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk berolahraga memberi keuntungan tersendiri bagi pengusaha pusat kebugaran. Setiap harinya bisa sampai seratusan orang yang datang untuk memanfaatkan jasa kebugaran yang disediakan.

Perempuan maupun lelaki tentu mendambakan tubuh yang sehat dan menarik. Olahraga menjadi salah satu alternatif untuk membuat tubuh lebih sehat. Hal ini pun menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Bahkan ada yang sudah berdiri belasan tahun dan masih tetap bertahan hingga saat ini. Salah satu usaha tersebut adalah BSM Aerobic & Fitness Centre. Tetapi ada pula yang mengembangkannya menjadi jasa bodyguard untuk berbagai kegiatan, seperti yang bisa Anda temui di Gym Fatwa Pontianak.

BSM Aerobic & Fitnes Centre yang beralamat di KH. Ahmad Dahlan, Gang Wan Sagaf Pontianak ini sudah hampir 17 tahun berdiri dan telah memiliki ratusan member. “Dulu tempatnya masih kecil. Alat fitnesnya pun masih sedikit, dan itu hanya untuk cowok. Sekarang kami sudah melakukan perluasan tempat dengan alat fitness yang semakin banyak dan lengkap,” ucap Bela (26 th), Pemilik BSM Aerobic & Fitness Centre.

Bela mengatakan, usaha yang satu ini diperlukan ketekunan dan pelayanan yang baik kepada customer. Terutama alat-alat yang disediakan haruslah lebih lengkap. “Dulu hanya aerobik saja, tetapi sekarang itu sudah ada zumba, belly dance, Body Language (BL), dan fitness untuk cewek,” tuturnya.

Semakin banyak alat fitness yang tersedia, maka pengeluaran perawatan akan semakin besar. Kendala lain dalam bisnis ini juga berpengaruh pada cuaca. “Kalau cuacanya jelek, tidak banyak yang latihan, begitu juga ketika musim kabut,” timpalnya.

Memberlakukan system member juga menjadi cara untuk meningkatkan pendapatan dan mempertahankan para member agar tetap latihan ditempatnya. “Kami menggunakan sistem member. Jelas keuntungannya bagi member itu lebih besar dibanding harian. Kalau member ini khan berbanding dengan 10 kali bayar harian. Hanya saja kalau member ini terikat. Kalau dia tidak latihan bukan tanggung jawab kami. Kecuali kami yang libur, ada kompensasi hari lainnya,” ujar dia.

Harga yang ditawarkan di tempatnya cukup bervariasi. Bagi yang ingin aerobik dikenakan harga Rp 11 ribu per sekali datang, zumba Rp 26 ribu, fitness Rp 10 ribu, dan fitness cewek Rp 13 ribu, sementara  untuk BL Rp 21 ribu. “Untuk fitness sengaja dipisah antara lelaki dan perempuan, sebab selain menjaga agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, juga memberikan kesempatan member yang tidak suka bergabung,” jelasnya yang mengatakan setiap hari buka dari pukul 07.00 hingga 21. 00 wib tanpa memberikan batasan waktu bagi pengunjung.

 

Dia juga menerapkan potongan harga bagi mereka yang ingin menjadi member, tetapi lebih dari satu olahraga. “Satu olahraga itu kartu membernya satu. Jadi kalau mereka ingin lebih dari satu, bisa diberikan potongan harga. Tetapi ada pula yang sudah jadi member zumba misalnya, ingin coba yang lain dengan cara membayar harian,” jelasnya yang kini terdapat 10 instruktur senam dan 2 instruktur fitness. Selain itu ia juga memiliki beberapa karyawan untuk menjaga kebersihan tempat usaha.

Memberlakukan tempat fitness yang terpisah ini memang menjadi satu keuntungan. Merry Cintia (32 th) yang biasa latihan disana mengaku memilih BSM sebab tempatnya yang terpisah dengan para lelaki. “Kalau terpisah itu lebih bebas saja untuk berolahraga. Satu minggu saya bisa fitness sebanyak 3 kali. Saya memang lebih suka fitness dibanding olahraga lain. Terutama menggunakan alat-alat yang bisa mengecilkan perut. Fitness ini waktunya juga lebih santai,” pungkas dia. ( Marsita Riandini/Pontianak Post)

 

Berita Terkait