Sampah Berserakan di Jalan Pendidikan

Sampah Berserakan di Jalan Pendidikan

  Kamis, 12 May 2016 10:16
MENUMPUK: Sampah menumpuk disamping tempat penampungan yang telah disediakan pemerintah daerah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Upaya pemerintah membudayakan disiplin membuang sampah pada tempatnya tak semudah membalikan telapak tangan. Meski telah disediakan fasilitas tempat pembuangan sampah, masih banyak warga yang tidak memanfaatkannya.

Tak heran jika kerap ditemukan sampah-sampah menumpuk dipinggir jalan. Seperti yang terlihat di Jalan Pendidikan, Kecamatan Sungai Pinyuh. Padahal, Pemerintah Kabupaten Mempawah telah membangun tempat pembuangan sampah yang tertutup dilingkungan setempat. Tetapi warga tetap saja enggan membuang sampah pada tempatnya.

“Kita akan terus berupaya membentuk disiplin dan kepedulian masyarakat untuk lebih tertib dalam penanganan sampah. Salah satunya membuang sampah pada tempatnya,” kata Camat Sungai Pinyuh, Rochmat Effendy, kemarin.

Menurut Mantan Camat Mempawah Hilir itu, gerakan untuk  mendisiplinkan masyarakat agar lebih pro aktif menjaga kebersihan lingkungan sudah dilaksanakan sejak lama. Bekerjasama dengan Kelompok Kerja Sadar Wisata (Pokdarwis) dan jajaran Muspika, pihaknya kerap menggelar bakti sosial (baksos) dilingkungan masyarakat Sungai Pinyuh.

“Kegiatan baksos membersihkan lingkungan dilaksanakan setiap Jumat pagi. Lokasi aksi di Terminal Sungai Pinyuh. Bersama-sama Pokdarwis dan Muspika, kita memberikan teladan kepada masyarakat agar ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.

Rochmat menilai pentingnya menanamkan semangat dan disiplin menjaga kebersihan lingkungan semata-mata ditujukan untuk memperbaiki pola hidup masyarakat itu sendiri. Terutama berkenaan dengan masalah kesehatan. Sebab, lingkungan yang bersih akan berdampak positif terhadap faktor kesehatan.

“Kalau lingkungan kumuh dan kotor, maka masyarakat pun berpotensi diserang kuman penyakit. Makanya kebersihan itu sangat penting sekali. Bukan hanya kebersihan terhadap fisik manusia, melainkan juga lingkungan tempat tinggal,” pendapatnya.

Karenanya, dia berharap disiplin masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan akan lebih baik dimasa mendatang. Seperti halnya membuang sampah hendaklah pada tempat-tempat penampungan yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Tolong dijaga dan difungsikan keberadaan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah. Termasuk pula keberadaan bak sampah. Tujuannya agar masyarakat dapat membuang sampah pada tempatnya,” tukas Rochmat.(wah)

 

 

 

Berita Terkait