Sambut Baik Pembangunan Jaringan SUTET

Sambut Baik Pembangunan Jaringan SUTET

  Senin, 7 March 2016 08:18
RAPAT: Wakil Bupati Ketapang Drs Soeprapto saat memimpin rapat persiapan pembangunan SUTT/SUTET oleh PT PLN Persero, beberapa waktu lalu di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menyambut baik rencana pembangunan saluran udara tegangan ektra tinggi (SUTET) di Kabupaten Ketapang oleh PLN. "Kami, Pemkab Ketapang menyambut baik rencana PT PLN Persero membangun jaringan SUTT. Sebab fasilitas yang akan dibangun ini sesuai dengan keinginan Pemerintah Kabupaten dan masyarakat, sepanjang aturan-aturan yang diikuti sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada lagi keluhan keluhan akan kekurangan daya listrik bagi masyarakat," ujar wakil Bupati (Wabup) Ketapang, Drs Soeprapto S, saat memimpin rapat persiapan pembangunan SUTT/SUTET oleh PT PLN Persero, belum lama ini, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang.

Dikatakan Wabup, Pemkab akan sesegera mungkin memberikan kemudahan perizinan, terutama penetapan izin untuk lokasi pembangunan tower. Dia berjanji secepatnya rencana tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Bahkan, mereka akan segera berkoordinasi hingga ke kecamatan-kecamatan dan desa-desa yang terkena jaringan. "Penetapan lokasi segera diproses dan akan kita tentukan. Kami tetap dan selalu berkoordinasi. Acuannya tetap mengacu kepada Perda Tata Ruang Kabupaten Ketapang," tegasnya.

Pemkab juga dipastikan dia akan turut  membantu sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya rencana membangun SUTT/SUTET. Terutama, menurut dia, terkait ganti rugi lahan masyarakat yang terkena tower. "Kalau masyarakat sudah sejak awal tahu dan paham akan kebaikan rencana tersebut. Insyaallah rencana kegiatan akan sukses dan tidak menimbulkan kesulitan. Seperti pembebasan lahan dengan ganti rugi," jelasnya.

Kemudian Soeprapto berharap agar kerja sama yang baik antara PT PLN Persero dengan Pemkab terkait pembangunan SUTT, disambut baik oleh semua pihak. Sebab, dia menjelaskan jika saluran transmisi ini merupakan media untuk mentranmisikan tenaga listrik dari pembangkit listrik, sampai distributor hingga ke konsumen. "Kalau sudah terbangun jaringan SUTT ini, maka suplai energi listrik dari berbagai tempat pembangkit listrik akan tercukupi. Dan tidak ada lagi gangguan dan pemadaman (akibat) adanya perluasan jaringan baru ini sebagai  antisipasi defisit daya listrik," terang Soeprapto.

Sementara itu menurut Rajiman dari pihak manajemen PT PLN Persero Ketapang, pembangunan SUTT/SUTET ini memiliki tegangan operasi interkoneksi seluruh Kalimantan. Keberadaannya, menurut dia, saling menyuplai daya listrik. Rencananya, dijelaskan dia, akan dibangun 426 tower SUTT berkapasitas 150 kV, khusus untuk Kabupaten Ketapang. Pembangunannya, digambarkan dia, mulai dari Tayan di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, menuju Kecamatan Sandai hingga Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Lokasi tower, dipastikan dia, akan dibeli dengan balik nama kepemilikan menjadi milik PT PLN. “Ukuran untuk satu buah tower 15x15 m dan tower belok 20x20 m. Setelah penetapan lokasi terbit, pihak pelaksana akan bekerja mulai dari inventarisasi, sosialisasi ke kecamatan-kecamatan dan pedesaan,” pungkasnya. (afi/ser)

Berita Terkait