Saling Kunjung, Doakan Warganya yang Berhaji

Saling Kunjung, Doakan Warganya yang Berhaji

  Selasa, 13 September 2016 10:23
SILATURAHIM: Usai salat id warga pun berlebaran ke rumah sanak keluarga. Menikmati opor dan kue serta mendoakan mereka yang berhaji.

Berita Terkait

 
Meski tak seramai Idul Fitri tradisi saling mengunjungi tetap dilaksanakan pada saat Idul Adha tiba. Kemudian tak lupa, sebelum pelaksanaan salat Idul Adha, warga pun mendoakan kerabatnya yang sedang berada di tanah suci untuk menunaikan ibadah haji.

 

FAHROZI- Sambas

 

SUARA takbir terus berkumandang di Masjid At Takwa Dusun Sembuai Kecamatan Sejangkung di pagi yang sejuk. Warga terus mengalir memenuhi masjid. Lokasi yang biasa tak tesentuh, kini disesai jemaah untuk menunaikan salat Iduladha.

Usai takbiran, menjelang jam 07.00 salat Id pun dilaksanakan dengan khidmat. Khatib kemudian naik mimbar. Membacakan khutbah salat Id. Dihadapan puluhan jemaah, sang khatib menyampaikan bagaimana kemuliaan berkurban.

Sebelum pelaksanaan salat Id, pengurus masjid At Taqwa menyampaikan beberapa informasi. Diantaranya adanya kegiatan kumpul bersama seluruh jemaah dan masyarakat yang rencananya akan digelar pada Selasa (13/9).

Kemudian diumumkan juga, agar seluruh jemaah yang hadir di masjid At Taqwa. Memanjatkan doa khusus, yang ditujukan kepada empat warga Dusun Sembuai yang tahun ini menunaikan ibadah haji.

“Mari kita, bersama mendoakan agar empat warga kita, saudara kita, abang dan kakak kita yang sedang melaksanakan ibadah haji. Diberikan keselamatan. Begitu juga kepada seluruh jemaah haji asal Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat dan seluruh Jemaah haji Indonesia diberikan keselamatan dan menjadi haji mabrur,” kata pengurus Masjid At Taqwa Dusun Sembuai, Aspandi.

Usai melaksanakan seluruh rangkaian salat Id. Jemaah kemudian melanjutkan acara bersalam-salaman. Saling mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha dan saling bermaaf-maafan.

Meski tak seramai pada saat datangnya Idul Fitri. Usai salat Iduladha, warga di Kecamatan Sejangkung. Juga memiliki tradisi saling mengunjungi walaupun hanya ke rumah tetangga terdekat atau anggota keluarga.

Iman, misalnya. Warga Sejangkung ini mendatangi beberapa rumah warga lainnya di saat datangnya Idul Adha. Hal ini dilakukannya, usai dirinya bersama dengan keluarganya makan bersama.

“Ada makan lontong dengan keluarga. Setelahnya, main ke rumah tetangga seperti halnya saat Idul fitri,” katanya. Datangnya Iduladha, menjadi lain ketika ditinggalkan ke dua orang tuanya untuk menunaikan ibadah haji.

Hal tersebut diakui Nani, Warga Dusun Sembuai. Saat Idul Adha, biasanya sang ibu, membuatkan beberapa masakan untuk disantap bersama. Namun ditahun ini, dirinya harus melakukannya sendiri. Putri dari A Malik dan Rusnah Mansyur yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji inipun membuat lontong dan opor ayam seperti yang selalu dilakukan orang tuanya saat menyambut Idul Adha.

“Karena ibu dan bapak sedang di tanah suci, jadi kita tetap buat lontong, seperti yang dilakukannya saat tibanya Idul Adha. Menu ini pun kita makan bersama keluarga dan tidak lupa bersama-sama mendoakan ibu dan bapak agar diberi keselamatan, kesehatan dan pulang ke rumah menjadi haji mabrur,” katanya. (*)

Berita Terkait