Saksi Kunci E-KTP Meninggal Dunia

Saksi Kunci E-KTP Meninggal Dunia

  Jumat, 11 Agustus 2017 19:53

Berita Terkait

JAKARTA - Saksi kunci kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) Johannes Marliem dikabarkan meninggal dunia di Amerika Serikat. 

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, informasi meninggalnya Johannes sudah sampai kepada lembaga antikorupsi. 

"Kami mendapatkan informasi benar Johannes Marliem sudah meninggal dunia," kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/8). 

Hanya saja, Febri mengatakan, sampai saat ini belum diketahui penyebab kematian Johannes. KPK akan mencari tahu penyebab kematian Direktur Biomorf Lone LLC, AS itu. 

"Kami sampai saat ini belum mendapat informasi terperinci  terkait peristiwanya, karena terjadi di Amerika," ujar Febri. 

Seperti diketahui, nama Johannes sempat muncul di persidangan e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk terdakwa mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto.

Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Johannes disebut-sebut menerima aliran dana USD 14.880.000 dan Rp 25.242.546.892. 

Johannes merupakan perwakilan  perusahaan  menyediakan layanan automated finger print identification system (AFIS) merek L1.  

Johannes dianggap memegang informasi penting soal keterlibatan Ketua DPR Setya Novanto. Dia diduga punya rekaman rekaman pertemuan dengan para perancang proyek e-KTP yang turut dihadiri Novanto. (ody)

Berita Terkait