Saipul Jamil Tak Akui Khilaf Mencabuli

Saipul Jamil Tak Akui Khilaf Mencabuli

  Jumat, 26 February 2016 09:29
TAMPAK SEDIH: Saipul Jamil hendak melaksanakan salat di sela-sela pemeriksaan atas kasus dugaan pencabulan, beberapa waktu lalu. FEDRIK TARIGAN/JAWAPOS

Berita Terkait

JAKARTA – Pemberkasan berita acara pemeriksaan (BAP) kedua kasus dugaan pencabulan dengan tersangka Saipul Jamil selesai Rabu malam (24/2). Ada perbedaan mencolok antara BAP pertama dan kedua.

Kuasa hukum Saipul Jamil, Nazarudin Lubis, menyatakan bahwa perubahan BAP kedua itu lebih terlihat pada kronologi dugaan pelecehan kepada DS, 17. Menurut dia, Saipul lebih sadar dan berkonsentrasi dalam menjawab pertanyaan para penyidik pada BAP kedua. Bang Ipul –sapaan akrab Saipul Jamil– bahkan terlihat sangat percaya diri dalam memberikan keterangan di hadapan penyidik. ”Karena kami mendampingi Bang Ipul dalam BAP kedua ini,” kata Nazarudin kepada awak media di Mapolsek Kelapa Gading kemarin (25/2).

Saat di-BAP pertama, jelas Nazarudin, kliennya hanya keseleo lidah saat mengaku khilaf karena melecehkan DS. Dia berdalih bahwa setiap orang yang dalam kondisi baru ditangkap polisi sangat mungkin melakukan kesalahan-kesalahan bicara ketika di-BAP maupun saat ditanyai awak media.”Kadang kita sering keseleo mulutnya. Yang pasti, saat ini yang diungkapkan Ipul itu dalam keadaan tenang, sehat. Kalau kemarin kan karena baru ditangkap, kaget, jadi gugup,” paparnya.

Nazarudin menilai tuduhan yang disangkakan kepada kliennya sangatlah lemah. Bahkan, dia sudah siap jika nanti berkas Saipul sampai ke persidangan. Sebab, dia mengaku punya empat alat bukti kuat yang bisa melepaskan duda pedangdut Dewi Perssik itu dari jerat tuduhan pelecehan. ”Nanti di pengadilan akan kami buktikan,” tegasnya.Dia juga mengaku sangat percaya diri Saipul dibebaskan lewat persidangan nanti. Sebab, lanjut Nazarudin, sampai sekarang tidak ada saksi yang bisa menerangkan bahwa peristiwa pelecehan tersebut benar-benar terjadi. ”Tidak ada orang yang melihat terjadinya tindak pidana yang didugakan. Substansinya berbeda, tidak sempurna. Dan sangkaan pasal 82 (UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak, Red) itu sangatlah lemah menurut kami,” jelasnya.

Nazarudin juga membantah perihal air liur kliennya yang diduga kuat meninggalkan bekas di celana DS. Menurut dia, hal tersebut mungkin saja terjadi karena malam itu DS tengah memakai pakaian kliennya. Saipul memang meminjaminya. ”Celana yang dipakai itu celana Bang Ipul lho. Bajunya juga punya Bang Ipul. Jadi, kita harus lihat,” terangnya.Menurut Nazarudin, BAP kedualah yang bisa dipertanggungjawabkan. Bukan yang sebelumnya. Pada BAP yang baru dituangkan, kata dia, tidak ada peristiwa yang dituduhkan DS. ”BAP yang telah disempurnakan sekarang itulah yang benar terjadi,” tegas dia.

Saat disinggung tentang adanya korban lain yang melapor ke Polda Metro Jaya, Nazarudin meminta orang yang melapor tersebut tidak memanfaatkan kesempatan dalam situasi seperti saat ini. ”Jangan mencari sensasi lah ya,” tuturnya.Sementara itu, saudara Saipul Jamil, Ela, menjenguk penyanyi dangdut tersebut. Ela mengatakan, di dalam tahanan Bang Ipul terlihat santai dan seperti tak punya beban. ”Dia sehat. Dia salat. Dia ketawa-ketawa. Dia biasa aja sih tadi. Dia seger badannya. Enggak stres,” katanya di Mapolsek Kelapa Gading kemarin.

Ela mengaku tak percaya atas yang telah disangkakan kepada Saipul. Dia juga yakin Saipul tidak mungkin mencabuli DS. Sebab, sepengetahuan dia, Saipul adalah laki-laki normal dan menyukai perempuan.Sejauh ini, lanjut Ela, keluarga tak mau percaya begitu saja dengan berita yang beredar tentang kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat Saipul. Terlebih soal seringnya Saipul mengganti asisten yang kebanyakan laki-laki.Selain itu, keluarga mengenal semua asisten Saipul. Namun, semua anggota keluarga tak mengenal DS. ”Kalau DS saya enggak kenal. Bang Ipul memang suka gonta-ganti asisten. Yang mau kerja sama dia aku juga tahu. Jadi, enggak mungkin dia melakukan pelecehan,” tandasnya. (gum/c9/agm)

Berita Terkait