Safri: Paskibrakanya tak Kalah dengan Istana

Safri: Paskibrakanya tak Kalah dengan Istana

  Sabtu, 20 Agustus 2016 10:26
UPACARA BENDERA: Pelaksanaan Upacara Bendera HUT ke-71 RI di Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata, yang dipimpin Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Iptek, dan Budaya Maritim Dr Safri Burhanuddin pada 17 Agustus lalu.

Berita Terkait

PELAPIS – Upacara Bendera HUT ke-71 Republik Indonesia menjadi sesuatu yang begitu spesial dan dipusatkan di Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata. Bahkan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Iptek, dan Budaya Maritim Kemenkomaritim Dr Ir Safri Burhanuddin selaku pembina upacara tak memungkiri jika untuk pengibaran Bendera Merah Putih kali ini sungguh luar biasa.

Pujian tersebut dilontarkan dia setelah melihat semangat para pelajar Kepulauan Karimata yang terlibat pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi tersebut. Menurut dia, dengan melihat sarana dan prasarana di Kepulauan Karimata, bukan hal yang mudah untuk mencari pasukan paskibra yang mempunyai kualitas dan seleksi yang ketat. Namun, diakui dia ternyata putra-putri daerah yang ada tidak jauh berbeda dengan daerah maju lainnya. “Saya melihat kalau untuk Paskibranya pada pengibaran bendera sangat profesional. Dari gerakannya tidak kalah dengan Paskibraka yang ada di Istana Negara. Artinya mereka melakukan dengan penuh cinta, fesyen, penuh dedikasi, kelihatan semua dari gerakan mereka,” terang Safri.

Dia berharap, dengan dilaksanakannya upacara pengibaran bendera di kepulauan ini, dapat menujukkan kepada masyarakat luas, jika di daerah Kepulauan Karimata tidak kalah dengan daerah lainnya. Selain itu, dia juga ingin memastikan bahwa Pemerintah Pusat selalu ada di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu mengenai antusiasme masyarakat  yang hadir pada upacara bendera tersebut, juga sangat disambut baik olehnya. Apalagi dengan melihat penduduk di kawasan desa tersebut tidak terlalu banyak, namun mereka rela datang untuk memeriahkan hari kemerdekaan republik ini. “Upacara di kepulauan terluar ini menimbulkan antusias masyarakat yang selama ini jarang dikunjungi dari pejabat pusat. Apalagi dengan penduduk yang relatif terbatas, namun memiliki semangat yang tinggi ikut merayakan dirgahayu ke-71 tahun Indonesia,” tuturnya.

Dengan kehadirnya dia yang mewakili Pemerintah Pusat di tengah-tengah masyarakat kepulauan, Safri berharap dapat menyadarkan seluruh masyarakat yang ada di kepulauan seluruh Indonesia. Terlebih, ditegaskan dia bahwa masyarakat Kepulauan Karimata, sebagai masyarakat yang berada di kepulauan terluar tetap merupakan bagian dari NKRI, satu kesatuan dari negara ini, dan tidak dapat terpisahkan. “Mereka merupakan bagian dari NKRI (masyarakat kepulauan, Red). Kehadiran mereka sadar bahwa mereka tidak terlepas dari bagian NKRI. Ini yang sangat penting, kehadiran kita semua di sini untuk memperkuat kembali eksistensi bagsa ini,” tutupnya. (dan)

Berita Terkait