Rutin Lakukan Sidak

Rutin Lakukan Sidak

  Selasa, 12 April 2016 10:17
AGAR KINERJA NAIK: Rusman Ali saat melakukan inspeksi ke komplek dinas terpadu di Jalan Adisucipto, Senin (11/4). ASHRI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

KUBU RAYA – Setelah belum lama ini melakukan inspeksi mendadak di Dinas Cipta Karya, Senin (11/4)  Bupati Kubu Raya, Rusman Ali kembali melakukan kegiatan serupa di komplek dinas terpadu Kubu Raya. Beberapa dinas  yang dikunjungi bupati seperti Dnas Pendidikan, BPMPD, Pemberdayaan Perempuan, Dinas Kesehatan dan Dinas Perikanan dan Kelautan Kubu Raya.

Kendati hampir setiap kepala SKPD berada ditempat, namun saat melakukan sidak Rusman Ali melihat beberapa dinas yang kotor dan berantakan atau tidak dilakukan penataan dengan baik. “Memang ada beberapa Kantor Dinas yang masih kotor. Tapi kami tetap memberikan peringatan, agar dibersihkan dan buatkan tempat yang rapi,” katanya.

Rusman Ali menambahkan, jika kantor yang dijadikan tempat bekerja kurang bersih, tentunya akan berdampak dengan kehadiran.  “Jika kotor atau kurang rapi tentunya akan berdampak pada semangat kerja begitu juga sebaliknya, kalau kantor bersih maka membuat kami bekerja semangat. Makanya kami terus mengingatkan dengan kepala Dinasnya, agar kantornya bersih dan dirapikan,” papar Rusman Ali. 

Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kubu Raya ini menegaskan, kedepan secara rutin dirinya akan terus memantau kualitas kinerja pegawai di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kubu Raya dengan melakukan sidak. “Saya berkeinginan dengan sidak rutin yang dilakuakn ini maka kedepan bisa meningkatkan kualita pelayanan publik hingga  kualitas dan profesionalitas kerja pemerintahan Kubu Raya menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Disinggung mengenai jadwal sidak, Rusman Ali menegaskan dirinya tidak akan memberikan jadwal sidak. “Kalau jadwal sidaknya ditentukan, nanti bocor. Sidak ini juga dilakukan untuk kesiapan SKPD dalam menjalankan tugas, baik kehadiran mapun pelayanan,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Rusman Ali juga menginginkan agar SKPD, memperbaiki daftar hadir, supaya mengetahui PNS yang malas dan yang rajin.  “Nantinya akan diambil oleh tim pengawas yang telah ditentukan pihak Pemerintah. Habis itu diserahkan ke BKD. Apakah mereka itu sering hadir atau jarang masuk kantor,” ungkapnya.

Jika 40 hari berturut-turut tak hadir, lanjut Rusman Ali, pihaknya akan memberikan sanksi seperti sanksi pembinaan dan mutasi. “Jika setelah diberikan sanksi masih ada pegawai yang masih jarang masuk, maka akan kami memberikan sanksi yang lebih berat. Tapi lihat aja nanti. Kalau masih bisa dibina maka akan kami bina. Sebaliknya kalau memang tak mau, ya siap-siap menerima resikonya,” terangnya.

Secara terpisah Kepala BKD Kusyadi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan perbaikan, terutama absensi dengan menggunakan alat elektronik, agar mengetahui PNS yang hadir maupun yang tidak hadir. “Ada beberapa yang harus diperbaiki. Nantinya, jika melakukan manipulasi data, pasti akan ketahuan,” pungkasnya. (ash)

Berita Terkait