Rutan Gelar Baksos Bersama Napi

Rutan Gelar Baksos Bersama Napi

  Sabtu, 15 Oktober 2016 09:47

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Puluhan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Putussibau, Kamis (13/10), terlihat berada di luar Rutan. Mereka bukan berkeliaran bebas, tetapi mengikuti bakti sosial (Baksos) dengan membersihkan parit di Jalan Penjara menuju ke Bandara Pangsuma. Kegiatan itu sendiri digelar dalam rangka Hari Jadi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ke-71.

HUT Kemenkumham atau lebih dikenal dengan Hari Dharma Karyadhika (HDKD) ini diperingati setiap tanggal 30 Oktober. Mulyoko, kepala Rutan Kelas III B Putussibau, menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja libatkan warga binaanya untuk kegiatan tersebut, dengan harapan agar mereka bisa lebih dekat dengan masyarakat di luar. "Ini bertujuan untuk menghapus stigma negatif tentang narapidana ini,” tutur dia.

Selama ini, diakui Mulyoko, orang selalu berpandangan bahwa napi memiliki bayangan suram dan menakutkan. Untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap mereka yang mendekam di balik jeruji besi, diakui dia memang tidak mudah. “Stigma itu harus diubah!" tandasnya.

Untuk itu, dia berharap, di hari jadi Kemenkumham, para pegawai di kantornya dapat bekerja lebih keras, serta meningkatkan produktivitas warga binaannya. Selain itu, juga diharapkan dia dapat membangun sinergitas dengan stakeholder, karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di Rutan terbatas.

Sementara itu, Antonius L Ain Pamero, wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Rutan tersebut. Terlebih, dia memandang bagaimana mereka mempunyai inisiatif di mana mengajak serta SKPD terkait seperti Polres Kapuas Hulu serta Kodim 1206 Putussibau.

"Mudah-mudahan kegiatan ini berlanjut. Dengan adanya kegiatan ini menunjukkan bahwa lembaga permasyarakatan ini ada di tengah masyarakat," ujarnya.

Wabup juga mengingatkan bahwa Lembaga Permasyarakat atau Rumah Tahanan tidak hanya mengurus masalah rutin, yakni tahanan. Diakui dia, banyak hal bisa mereka lakukan, terutama mengubah stigma negatif masyarakat terhadap napi. (aan)

 

Berita Terkait