Rumdin Digusur, Bangun Hotel

Rumdin Digusur, Bangun Hotel

  Sabtu, 1 Oktober 2016 10:20
TERBENGKALAI: Rumah dinas pimpinan DPRD Kabupaten Kapuas Hulu yang terbengkalai. Rencananya rumah tersebut akan dirobohkan serta dibangun hotel. RADARNUSANTARA.COM

PUTUSSIBAU – Lama tidak ditempati, kompleks rumah dinas (Rumdin) pimpinan DPRD Kabupaten Kapuas Hulu akan segera digusur. Pada lokasi tersebut rencananya akan dibangun hotel oleh PD Uncak Kapuas. Saat ini manajemen BUMD tersebut tengah mempersiapkan rencana pembangunan hotel yang akan diperkirakan mulai dibangun pada akhir 2016 ini. 

 
Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kapuas Hulu, Mohd. Zaini, membenarkan rencana tersebut. Namun, kata dia lagi, saat ini pihak manajemen PD Uncak Kapuas masih dalam tahap uji kelayakan dan mempersiapkan persyaratannya.

Zaini mengaku, rumdin pimpinan DPRD sebagai bagian dari aset daerah, memang sempat diaudit oleh BPK. Dia mengungkapkan jika BPK sempat mempertanyakan fungsi dari rumah tersebut. Sementara, di sisi lain, dia menambahkan bahwa SK penghapusan penggunaan rumdin yang dimaksud belum ada. Sebelum uji kelayakan selesai, menurutnya, salah satu fasilitas tersebut masih bisa difungsikan pimpinan legislatif. “Sebelum uji kelayakan selesai, tetap masih bisa digunakan,” terangnya.

Dikatakan dia, sebelumnya pemerintah setempat memiliki dua lokasi alternatif untuk pembangunan hotel. Satunya, disebutkan dia, di Jalan Antasari, peresis di depan Dinas Kehutanan. Hanya saja, menurut dia, kalau di depan salah satu instansi pemerintahan tersebut, masuk dalam kompleks perkantoran Pemda. Akhirnya mereka memutuskan bahwa yang dianggap layak adalah di kompleks rumdin pimpinan DPRD. “Setelah ada wacana pembangunan hotel, pimpinan dewan tak tinggal di rumah itu,” kata dia. "Pimpinan DPRD yang baru tidak mau menempati rumah tersebut,” timpal dia lagi.

Alternatif terakhir, pihaknya masih menunggu hasil studi kelayakan untuk pembangunan hotel. “Yang mengelola nanti PD Ucak Kapuas, termasuk pembangunannya," kata Zaini.

Kalaupun lokasi kompleks rumdin pimpinan dewan itu dibangun menjadi hotel, dipastikan dia, tidak akan memenuhi semua lokasi di komplek tersebut. Zaini yakin, tidak menjadi persoalan jika rumdin pimpinan dewan dirombak dan dibangun sebuah hotel. Karena, diakui dia, sarana perhotelan di Kota Putussibau belum terpenuhi, terutama untuk kegiatan besar berskala provinsi dan nasional. "Kalau ada kegiatan skopnya Kalbar kesulitan di tempat penginapan. Ini yang membuat pemda perlu sarana yang memadai seperti perhotelan di Putussibau," ungkapnya.

Direktur PD Uncak Kapuas, Supardi, juga membenarkan jika kompleks rumdin pimpinan DPRD akan dijadikan lokasi pembangunan hotel. Dia mengaku, semua dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat pendirian hotel di lokasi tersebut sudah dipersiapkan sejak lama. Bahkan, saat ini pihaknya tinggal menunggu realisasi pembangunan. “Karena ada beberapa dokumen yang masih perlu dilengkapi,” pungkasnya.(aan)