Rumah Juliana Dibobol Maling

Rumah Juliana Dibobol Maling

  Senin, 2 November 2015 10:48

Berita Terkait

SANGGAU-Komplotan maling bersenjata beraksi di Kecamatan Parindu. Sabtu (31/10) pagi kemarin, komplotan ini kembali beraksi dirumah salah satu warga di Dusun Senunuk, Desa Sebara, Kecamatan Parindu. Pelaku bahkan mengejar serta menodongkan senjata saat kepergok pemilik rumah.    Saat Pontianak Post tiba dirumah korban bernama Juliana, 43 tahun, warga telah berkumpul. Sempat terjadi pengepungan oleh warga karena mengira pelaku masih berada di dalam rumah itu. Namun, setelah diperiksa bersama anggota kepolisian dari sektor parindu, akhirnya diketahui pelaku sudah tidak ada di dalam rumah tersebut. Korban yang saat itu panik karena ditodongkan senjata, dan tidak memperhatikan pelaku kabur ke arah mana.

    “Begitu saya memergoki dan meneriaki pelaku, dia langsung kejar saya pakai senjata. Saya langsung lari kedepan dan minta tolong. Saat itu sekira pukul 08.00 rumah dalam keadaan kosong. Tetapi semua pintu dikunci.    Saat berada disawah, kata dia, ada terdengar gonggongan anjing di depan rumah.   Pukul 10.00 korban pulang untuk makan. Saat membuka kunci dan masuk, dia melihat seseorang laki-laki keluar dari kamarnya.

“Saya teriak, siapa kamu”, namun, orang itu kemudian mengejar sambil mengacungkan senjata di tangannya. Karena takut Juliana berlari ke luar dan berteriak minta tolong.

    Warga mengepung rumah korban. Saat itu warga tidak berani langsung masuk rumah karena diduga pelaku menggunakan senjata api. Sambil memanggil anggota kepolisian, beberapa warga kemudian ada yang mengejar kearah hutan belakang rumah.    Kepolisian dan warga yang mengepung rumah tersebut kemudian memutuskan masuk untuk menangap pelaku. Namun, pelaku sudah tidak berada di dalam rumah. Dari  lokasi dalam rumah, terlihat semua bagian ruah berantakan terutama di kamar. Kepolisian menemukan sebuah topi dari atas dek yang diduga untuk bersembunyi.

    Juliana mengabarkan bahwa tidak ada barangnya yang hilang. Warga melakukan pengejaran ke hutan belakang rumah pun tidak berhasil menemukan pelaku.    “Pelaku lari ke belakang. Dia nutup kepalanya dengan handuk,” ujar warga yang namanya enggan dikorankan. Kepolisian juga menemukan sebuah tas diduga milik komplotan ini yang didalamnya terdapat sejumlah barang seperti sarung dan senjata tajam. Ditempat terpisah, Kapolsek Parindu, Robert Hutahaean membenarkan bahwa pihaknya mendapat laporan ada kasus pencurian. (sgg)

Berita Terkait