Rumah dinas guru SDN 23 rusak berat,

Rumah dinas guru SDN 23 rusak berat,

  Jumat, 21 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Sebagian besar bangunan rumah dinas (Rumdin) guru SDN 23 Kedamin Hilir rusak berat. Bangunan yang dibangun tahun 80-an itu belum pernah direhab. Karenanya, guru yang bertugas di sekolah tersebut dan menempati rumah dinas itu berharap ada perbaikan terhadap bangunan yang dia tempati. Karena rumah itu sudah tak layak lagi ditempati sebagai tempat tinggal.

Kepada koran ini, Hasan Kepala SDN 23, Kamis (20/10) mengatakan rumdin guru di sekolah yang dia pimpin memang membutuhkan perbaikkan. Karena kondisinya kini banyak yang rusak, mulai dari lantai hingga atap. Untuk itu diharapkan dinas pendidikan dapat melakukan pengrehaban terhadap rumah guru yang ada. “Sudah tidak layak di huni guru, bangunannya sudah rusak berat,” ungkap dia.

Hasan mengatakan, dilingkungan sekolahnya ada empat rumah dinas guru yang kondisinya sudah tak layak. Karena sejak rumah dinas guru itu dibangun, pemerintah belum pernah memperbaikinya. "Sekolah ini dibangun tahun 80-an, saya sudah 10 tahun disini, belum pernah lihat ada perbaikkan," terangnya. Padahal jika bagian bangunan yang rusak diperbaiki, rumah guru itu masih bisa ditempati.

Dia mengaku, selama ini guru yang menempati rumah tersebut, pernah mengeluhkan kepada dirinya terkait kondisi rumah guru itu. Namun dia tak bisa berbuat banyak karena pihaknya juga pernah mengusulkan perbaikkan. Namun tak pernah direspon. "Kami disini bingung bagaimana mencarikan dana perbaikkan selain ke dinas, tapi hingga hari ini kami tak pernah dapat dana tersebut," tuturnya.

 

untuk itu, Hasan berharap kedepannya, rumah dinas guru tersebut diperbaiki, sehingga guru yang menempati rumah dinas betah mengajar disekolah itu. Sementara itu Nur salah satu guru SDN 23 mengaku sudah tempati rumah dinas guru itu sekitar 9 tahun. Dia mengatakan rumah yang ia  tempati itu butuh perbaikkan.Karena dinding, lantai dan atap sudah mulaiburuk, bahkan rusak berat.

Nur mengaku dirinya pernah memperbaiki sendiri rumah dinas yang ia tempati. "Mau tak mau kalau sudah seperti itu, saya perbaiki sendiri," ucapnya. Nur juga berharap agar rumah dinas guru ini agar segera diperbaiki karena ini menyangkut kenyamanan mereka juga dalam bertugas."Bagaimana kami mau betah mengajar, sementara tempat tinggal kami ini kurang diperhatikan pemda," kata dia.(aan)

4///

Berita Terkait