Ruko Terbakar Warga Terpaksa Dievakuasi

Ruko Terbakar Warga Terpaksa Dievakuasi

  Selasa, 25 Oktober 2016 09:30
TERBAKAR: Kebakaran besar bertepatan dengan Hari Jadi ke-245 Kota Pontianak, Minggu (23/10) malam mulai sekitar pukul 19.20. Sedikitnya sembilan ruko dan rumah di Jalan Gusti Situt Mahmud, Pontianak Utara, ludes terbakar. Kini Polisi sedang mencari penyebab kebakaran dan sumber api. MUJADI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Kebakaran hebat kembali terjadi di Kota Pontianak. Kali ini menimpa ruko dan rumah penduduk di kawasan pasar Siantan, Jalan Gusti Situt Mahmud, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Minggu (23/10). Akibatnya sebanyak 13 kepala keluarga (KK) atau 63 jiwa kehilangan tempat tinggal dan sebagian terpaksa harus evakuasi. 

Bonse Chiung (45) hanya bisa meratap setelah rumah miliknya terbakar bersama sembilan rumah warga dan sembilan ruko lainnya pada peristiwa kebakaran hebat yang terjadi Minggu (23/10) malam.

"Semuanya habis terbakar," ujar Bonse Chiung pemilik rumah No. 27 Gang Bersatu, RT 3/20 Kelurahan Siantan Tengah, kemarin.

Menurutnya, hanya sebagian barang yang bisa diselamatkan saat kebakaran hebat itu terjadi. 

"TV dan beberapa baju saja yang bisa selamat. Semuanya habis," katanya.

Akibat kebakaran yang menghanguskan sebagian besar bangunan rumahnya itu, Bonse Chiung mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Ia dan keluarga terpaksa harus mengungsi di rumah saudaranya. 

"Sementara ini kami tinggal di rumah saudara. Kalau kerugian sekitar Rp150 jutaan," terangnya.  

Secara terpisah Lurah Siantan Tengah Rata Ulam Silalahi mengatakan, kebakaran hebat yang terjadi pada Minggu (23/10) itu terjadi pada pukul 19.20. Dimana diduga peristiwa itu disebabkan terjadinya arus pendek yang terjadi pada salah stu rumah milik warga. 

"Informasi yang saya terima, kejadian pada pukul 19.20. Untuk sementara ini penyebabnya diduga akibat arus pendek dari rumah pak Said," katanya.

Api kemudian menjalar dan menghanguskan sembilan bangunan rumah toko (ruko) dan sembilan rumah warga (penduduk). Berutung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Untuk rumah penduduk hampir seluruhnya rata. Korban jiwa sementara tidak ada," jelasnya. 

Saat ini pihaknya bersama kecamatan telah berkoordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak. 

"Mereka sudah menyalurkan bantuan logistik. Khusus warga yang mengalami musibah dan tidak memiliki tempat tinggal lain, telah kami evakuasi," bebernya. 

Sementara itu, berdasarkan pantauan Pontianak Post di lapangan, sejumlah petugas pemadam kebakaran masih sibuk memadamkan api yang kembali muncul di beberapa ruko. (arf)

Berita Terkait