RSJ Kalbar Peringati Hari Kesehatan Jiwa Se-Dunia

RSJ Kalbar Peringati Hari Kesehatan Jiwa Se-Dunia

  Senin, 17 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

SINGKAWANG-Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) diperingati pada 10 oktober setiap tahunnya. Rumah Sikit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat menggelar peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dengan melaksanaan beberapa rangkaian kegiatan mulai pada 12 dan 14 Oktober 2016. Kegiatan-kegiatan tersebut di antaranya ialah seminar keperawatan dengan tema meningkatkan kualitas asuhan keperawatan yang bermartabat dan pada jumat (14/10) dilanjutkan dengan senam pagi dan jalan sehat yang melibatkan pegawai, perawat serta masyarakat sekitar rumah sakit jiwa.

Tahun ini hari kesehatan jiwa sedunia mengambil tema Kesehatan Jiwa yang Bermartabat : Pertolongan Pertama Psikologis dan Kesehatan Jiwa Bagi Semua atau Dignity In Mental Health: Psychological and Mental Health First Aid For All.

Terkait dengan tema Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2016 ini, kita perlu merenungkan bahwa setiap orang, seperti halnya diri kita masing masing ingin diperlakukan dengan baik, dihargai dengan tulus, dan tidak diperlakukan berbeda antara satu dengan yang lain, ujar Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Bumbunan Sitorus.

Bumbunan menambahkan, mengapa HKSJ ini diperingati karna saat ini disebabkan oleh semakin memprihatinkannya kesehatan jiwa di dunia dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memperhatikan kesehatan jiwa, entah itu mengenai diri mereka sendiri, kerabat, atau pun orang lain.

Masyarakat pada umumnya lebih memperhatikan masalah kesehatan fisik saja. Padahal, sakit kejiwaan telah dilaporkan oleh WHO pada tahun 1990 sebagai 5 dari 10 masalah kesehatan utama yang menyebabkan kecacatan atau disabilitas. Jadi, tidak hanya masalah fisik saja yang menyebabkan seseorang mengalami disabilitas atau tidak bisa menjalani hidup dengan normal, kesehatan jiwa juga sangat berpengaruh. Seseorang tidak akan bisa melakukan segala sesuatu dengan baik tanpa jiwa yang sehat, meskipun fisiknya baik-baik saja.

Lima masalah kesehatan jiwa utama di dunia meliputi depresi, gangguan bipolar, alkoholisme, obsesif kompulsif dan skizofrenia. Masalah-masalah kesehatan jiwa tersebut selain sebagai penyebab disabilitas seseorang juga bisa mengancam kehidupan bermasyarakat dan menaikan angka kematian. Bisa diambil contoh apabila seseorang mengalami depresi yang parah bisa membuat seseorang mengakhiri hidupnya, seorang yang alkoholic bisa terancam kesehatannya dan mengganggu ketenangan masyarakat karena bisa melakukan tindak kriminal, dan yang paling penting adalah seseorang yang kesehatan jiwanya terganggu tidak akan menyadari apa yang dilakukannya apakah itu benar atau tidak, lalu bisa saja melakukan tindakan fatal seperti membunuh orang. (ang/ser)

 

Berita Terkait