Rp10 Juta Buat Akbar

Rp10 Juta Buat Akbar

  Jumat, 19 Agustus 2016 09:42
M. Akbar dan dua rekannya

Berita Terkait

SINGKAWANG - Secara spontan seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemkot Singkawang, Forkopinda, anggota DPRD Singkawang menghimpun dana pembinaan Rp10 juta yang akan diserahkan kepada Muhammad Akbar, siswa MAN Model Singkawang yang menjadi anggota Paskibraka nasional saat malam resepsi kenegaraan di kantor Walikota Singkawang Rabu (17/8) malam.

 
Aksi penggalangan spontan ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih siswa MAN Model Singkawang Muhammad Akbar sebagai pembentang bendera merah putih di Istana Negara saat upacara pengibaran bendera di Istana Negara Rabu (17/6).

"Tentu kita mengapresiasi apa yang diraih siswa MAN Model Singkawang ini, kita bangga dan ini kebanggaan kota Singkawang,"katanya usai malam resepsi kenegaraan di Pemkot Singkawang. Selain sebuah kebanggaan kota Singkawang, ia mengharapkan prestasi yang diraih Muhammad Akbar dapat menjadi motivasi bagi siswa siswa lain untuk berprestasi lebih baik lagi.

"Ingat dari latar belakang keluarga Muhammad Akbar ini rata rata kebanyakan masyarakat bukanlah anak kalangan tertentu, artinya jika siapa saja mau bekerja keras, berlatih dan senantiasa berdoa bisa mengukir prestasi seperti siswa ini," katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, selayaknya lah siswa seperti ini diapresiasi pemerintah.

"Karena terpilih sebagai pembentang bendera ini mental dan fisiknya jelas sudah terlatih, tidak orang sembarangan itu yang terpilih," katanya.

Bisa saja apresiasi pemerintah dalam bentuk beasiswa, pertimbangan seleksi dalam masuk perguruan tinggi, maupun sekolah kedinasan seperti akademi kepolisian maupun militer.

Sekda berterima kasih atas pembinaan dan bimbingan pelatih dan pembinaan baik saat menjalani sesi latihan di Paskibraka tingkat kota Singkawang maupun pelatih nasional. "Kami juga atas nama Pemkot Singkawang berterima kasih atas pembinaan yang dilakukan Kantor Kementerian Agama Singkawang," ujarnya.

Suka Voli

Dikutip dari media online, dikatakan Muhammad Akbar pernah sangat membenci segala sesuatu yang berhubungan dengan Paskibraka. Ia sering meledek adik sepupu yang ikut kegiatan baris-berbaris demi dapat mengibarkan bendera merah putih di sekolah.

Di masa itu siswa MAN Model Singkawang menganggap kegiatan paling keren yang dapat dipamerkan ke orang lain hanyalah olahraga voli.

Akbar resmi bergabung ke tim Paskibra di sekolah dan merasakan keseruan selama mengikuti latihan baris-berbaris.  Dua minggu kemudian, tiba-tiba seorang pembina dari Singkawang menghampiri, memberi arahan, dan memberi motivasi agar ia mau mengikuti seleksi Paskibraka kota/kabupaten.

"Alhamdulillah terpilih. Dari kota diusulkan ke provinsi, terpilih lagi. Dari provinsi diusulkan lagi ke nasional, terpilih sampai sekarang," 

Akbar resmi jadi peserta Diklat Paskibraka tingkat nasional pada 25 Juli 2016. Akbar yang bercita-cita jadi seorang tentara  akan selalu ingat segala kenangan yang terukir sejak di tingkat kota/kabupaten sampai nasional. Satu hal yang ia sukai dari Paskibraka ini jiwa korsa (kebersamaan) yang tertanam di diri masing-masing anggota.

(har/sumber lain)

Berita Terkait