Robo-robo Mempawah Moment Pemersatu Masyarakat

Robo-robo Mempawah Moment Pemersatu Masyarakat

  Rabu, 9 December 2015 21:16
wahyu ismir/pontianak post

Berita Terkait

MEMPAWAH-Perayaan ritual robo-robo, agenda kebudayaan napak tilas kedatangan Opu Daeng Manambon yang dilaksanakan setiap tahun berlangsung meriah, Rabu (9/12), di kuala Mempawah. Warga sejak pagi hari terlihat berduyun-duyun mendatangi lokasi. Meskipun panas terik mentari, namun tak menyulutkan semangat mereka menyaksikan acara dari dekat.

Berbagai macam rangkaian kegiatan memeriahkan acara. Seperti pantun berdendang dan penyanyi cilik yang membawakan lagu daerah. Ada pula tarian khas melayu, menghibur tamu undangan. Tak hanya bupati Mempawah, Ria Norsan, dan jajarannya, terlihat pula pejabat provinsi dan dirjen  pariwisata pusat. Tak ketinggalan raja dari beberapa daerah di nusantara serta negeri tetangga turut hadir dalam acara robo-robo.
Acara utama, yaitu Ritual di muara kuala Mempawah dipimpin langsung oleh Raja Mempawah, Mardan Adijaya. Warga pun antusias menunggu ritual tersebut selesai dilaksanakan. Ketika kapal merapat ke stegher kuala Mempawah, warga berebut untuk bersalam dan mendapatkan ketupat pembagian langsung dari sang Raja.
Usai pelaksanaan acara seremonial, dilanjutkan dengan makan bersama atau yang akrab disebut saprahan, yang dilaksanakan di lokasi kegiatan.
Mardan mengharapkan kegiatan ini menjadi acara pemersatu bagi seluruh warga, khususnya Mempawah. Sebab kebersamaan yang ada, tampak terlihat tanpa membedakan agama, suku dan ras.
"Kita satu bahu membahu, mulai dari jaman dahulu kala saat penjajahan, dimana seluruh suku bersatu berjuang. Sekarang melalui momen ini, kita wujudkan sebagai landasan bagi persatuan seluruh masyarakat, " harap Mardan.
Bupati Mempawah, Ria Norsan, mengadakan kegiatan ini merupakan upaya melestarikan kebudayaan bagi generasi muda. Sehingga akan berlangsung selamanya dan dilaksanakan kedepan oleh generasi muda.
"Kita selalu mendukung seluruh kegiatan kebudayaan, dianggarkan di APBD. Seluruh suku yang melaksanakan kegiatan budaya kita dukung tanpa membedakan. Agar kelestariannya selalu terjaga," ujar dia.(wah)

Berita Terkait