Rileks di Tepi Danau Jenewa

Rileks di Tepi Danau Jenewa

  Minggu, 26 June 2016 10:32
LATIHAN: Timnas Jerman saat menjalani sesi latihan di Parc des Princes, Paris, Prancis. (20/6). REUTERS/John Sibley

Berita Terkait

​Sebagai juara dunia, timnas Jerman tentu jadi favorit di Euro 2016. Mereka juga melewati fase grup dengan cukup baik tanpa kebobolan. Bagaimana persiapan mereka melawan Slovakia di babak 16 besar?

---

CUACA di Evian-les-Bains, commune mungil di bagian selatan Prancis, sedang panas-panasnya. Matahari bersinar terik. Maklum, Prancis baru memasuki summer. Namun, ini ideal untuk latihan. Jumat pukul 11 waktu setempat, anggota timnas Jerman memasuki Stade Camille Fournier atau juga disebut sebagai Stade Evian-les-Bains, stadion yang dilatar belakangi Danau Jenewa yang indah. 

Itu merupakan sesi latihan terakhir Thomas Mueller dkk sebelum berangkat ke Lille untuk menghadapi Slovakia dalam babak 16 besar Euro 2016 di Stade Pierre-Mauroy nanti malam. 

Tampak di bench, striker Lukas Podolski sibuk mengoleskan sunblock ke kulitnya. Setelah itu, sembari menunggu rekan-rekannya bersiap, striker Galatasaray itu bermain-main dengan air yang memancar dari sprinkler. Dia berusaha membersihkan sepatunya. Padahal sepatu itu belum juga kotor, lantaran latihan belum dimulai. 

Setelah berkumpul untuk mendengarkan instruksi beberapa saat, para pemain mulai pemanasan. Pelatih Joachim Loew berdiri di tengah lapangan sembari memantau juga ikut melakukan peregangan sendiri dan sesekali menarik celana pendeknya agar tidak kedodoran.

Tidak terlihat bek Jerome Boateng di lapangan latihan. Tampaknya, dia berlatih terpisah di gym.  Setelah latihan di gym dengan pantauan tim medis, bek Bayern Muenchen itu kemudian berlari keliling lapangan di lokasi yang tak jauh dari lapangan utama latihan.

Latihan berjalan santai. Para pemain tampak enjoy. Setelah pemanasan, tim dibagi dua. Para pemain yang disiapkan sebagai tim utama berlatih taktik menyerang serta sisanya berlatih pressing. Kombinasinya, Thomas Mueller di kanan, Mario Gomez di tengah sebagai pemantul, dan Mario Goetze di kiri.

Mesut Oezil mengatur alur serangan dari tengah. Berkali-kali mereka mencoba skema serangan.  Baik melalui terobosan dengan Gomez sebagai pemantul bola dan Mueller yang bertugas berlari melepaskan diri dari jebakan offside, maupun dengan serangan melalui sayap.

Nah, selama latihan, aliran bola yang lebih sering dijajal adalah melalui sisi Joashua Kimmich sebagai fullback kanan, ketimbang Jonas Hector dari sisi kiri. Aliran bola juga sering dijajal untuk membuka ruang bagi Mueller ketimbang Goetze. Tapi, kuncinya adalah pantulan bola dari Gomez.

Di barisan paling belakang, tanpa Boateng yang berlatih terpisah, tampak Jonathan Tah, bek tengah Bayer Leverkusen yang mengisinya bersama Mats Hummels. Lalu, di depan mereka ada duet Emre Can dan Toni Kroos. 

”Dengan tim yang kami miliki, siapapun yang bermain, itu murni pilihan taktik pelatih,” kata Lukas Podolski dalam door stop interview di media center Boulodrome Stade Evian-les-Bains.

Selama latihan juga para pemain begitu rileks. Mueller dan Bastian Schweinsteiger meski serius saat berlatih, tapi seringkali guyon serta saling mengerjai. ”Kami fokus, tapi tetap tenang. Banyak pemain berpengalaman di tim ini,” kata Manuel Neuer, kiper Jerman, dalam konferensi pers.

Soal Schweini, sapaan Schweinsteiger, yang kemungkinan kembali bermain dan mengambil alih ban kapten dari Neuer, kiper Bayern Muenchen itu mengaku tak masalah. Lagipula, dalam tiga laga terakhir, Loew tak pernah memakai komposisi pemain yang sama. Hanya beberapa pemain tertentu seperti kiper Neuer, Mueller, Kroos, Mesut Oezil, Jonas Hector, dan Boateng yang tak terganti. Lainnya, bergantian, termasuk untuk ujung tombak.

Jerman memilih Evian-les-Bains, kota kecil dengan pemandangan danau Jenewa yang berbatasan dengan Swiss sebagai markas mereka. Pilihan yang khas Jerman selama beberapa major tournament terakhir, yakni menyepi. Kota yang sepi dengan stasiun kereta api antarkotanya hanya sebesar stasiun Sepanjang di Sidoarjo. (*/na)

 

 

 

 

 

LATIHAN dimulai pukul 11.00 waktu setempat (24/6). Cuaca di Evian-les-Bains sedang panas-panasnya. Maklum, baru memasuki musim panas. Di Stade Camille Fournier atau juga disebut sebagai Stade Evian-les-Bains yang memiliki latar belakang pemandangan danau Jenewa, timnas Jerman memulai latihan terakhirnya menuju babak 16 besar sebelum berangkat ke Lille untuk bertanding di Stade Pierre-Mauroy hari ini.

Tampak di bench, striker Lukas Podolski sibuk mengoleskan sunblock ke kulitnya. Setelah itu, sembari menunggu rekan-rekannya bersiap, striker Galatasaray tersebut bermain-main dengan air yang keluar dari semprotan untuk membasahi rumput. Dia berusaha membersihkan sepatunya yang belum juga kotor karena belum latihan dengan air semprotan itu.

Setelah berkumpul untuk mendengarkan instruksi beberapa saat, para pemain mulai pemanasan. Pelatih Joachim Loew berdiri di tengah lapangan sembari memantau juga ikut melakukan peregangan sendiri dan sesekali menarik celana pendeknya agar tidak kedodoran.

Dan, tak terlihat bek Jerome Boateng di lapangan latihan. Tampaknya, dia berlatih terpisah di gym. Setelah latihan di gym dengan pantauan tim medis, bek Bayern Muenchen itu kemudian berlari keliling lapangan di lokasi yang tak jauh dari lapangan utama latihan.

Latihan berjalan enjoy. Setelah pemanasan, tim dibagi dua. Para pemain yang disiapkan sebagai tim utama berlatih taktik menyerang serta sisanya berlatih pressing. Kombinasinya Thomas Mueller di kanan, Mario Gomez di tengah sebagai pemantul, dan Mario Goetze di kiri.

Mesut Oezil mengatur alur serangan dari tengah. Berkali-kali mereke mencoba skema serangan, baik melalui terobosan dengan Gomez sebagai pemantul bola dan Mueller yang bertugas berlari melepaskan diri dari jebakan offside ataupun dengan serangan melalui sayap.

Nah, selama latihan, aliran bola yang lebih sering dijajal adalah melalui sisi Joashua Kimmich sebagai fullback kanan, ketimbang Jonas Hector dari fullback kiri. Aliran bola juga sering dijajal untuk membuka ruang bagi Mueller ketimbang Goetze. Tapi, kuncinya adalah pantulan bola dari Gomez.

Di barisan paling belakang, tanpa Boateng yang berlatih terpisah, tampak Jonathan Tah, bek tengah Bayer Leverkusen yang mengisinya bersama Mats Hummels. Lalu, di depan mereka ada duet Emre Can dan Toni Kroos. ”Dengan tim yang kami miliki, siapapun yang bermain, itu murni pilihan taktik pelatih,” kata Lukas Podolski dalam door stop interview di media center Boulodrome Stade Evian-les-Bains.

Selama latihan juga para pemain begitu rileks. Mueller dan Bastian Schweinsteiger meski serius saat berlatih, tapi seringkali guyon serta saling mengerjai. ”Kami fokus, tapi tetap tenang. Banyak pemain berpengalaman di tim ini,” kata Manuel Neuer, kiper Jerman, dalam konferensi pers.

Soal Schweini, sapaan Schweinsteiger, yang kemungkinan kembali bermain dan mengambil alih ban kapten dari Neuer, kiper Bayern Muenchen itu mengaku tak masalah. Lagipula, dalam tiga laga terakhir, Loew tak pernah memakai komposisi pemain yang sama. Hanya beberapa pemain tertentu seperti kiper Neuer, Mueller, Kroos, Mesut Oezil, Jonas Hector, dan Boateng yang tak terganti. Lainnya, bergantian, termasuk untuk ujung tombak.

Jerman memilih Evian-les-Bains, kota kecil dengan pemandangan danau Jenewa yang berbatasan dengan Swiss sebagai markas mereka. Pilihan yang khas Jerman selama beberapa major tournament terakhir, yakni menyepi. Kota yang sepi dengan stasiun kereta api antarkotanya hanya sebesar stasiun Sepanjang di Sidoarjo. (*)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait