Riedl Programkan Latihan Malam

Riedl Programkan Latihan Malam

  Senin, 5 September 2016 09:09
LATIHAN : Timnas Indonesia melakukan latihan di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/9). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang laga uji coba melawan kesebelasan Malaysia pada 6 September 2016 di stadion tersebut. ISWARA BAGUS NOVIANTO/JAWA POS RADAR SOLO

Berita Terkait

Siasati Waktu, Temukan Chemistry

JAKARTA – Pemain tim nasional (timnas) Indonesia tidak memiliki waktu banyak untuk recovery jelang pertandingan ujicoba internasional melawan Timnas Malaysia di Stadion Manahan Solo, 6 September nanti. Itu setelah mayoritas pemain masih harus membela klub mereka di Torabika Soccer Championship (TSC) sampai Sabtu (3/9), atau tiga hari sebelum kick off.

Tragisnya, sehari setelah membela klub, 22 pemain yang dipanggil oleh Alfred Riedl dalam laga latih tanding tersebut sudah wajib kumpul di Solo sejak kemarin (4/9). Nah, seakan beradu cepat dengan waktu, tim pelatih pun harus memutar otak lebih keras untuk memberikan program latihan kepada pemain.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal mengatakan, seharusnya tidak ada program latihan apapun pada hari pertama para pemain mulai kumpul di Solo. Semua pemain harus istirahat total untuk recovery setelah menjalani pertandingan melelahkan bersama klub. Apalagi, ada beberapa pemain yang harus membutuhkan perjalanan jauh ke Solo.

“Tapi, kami juga harus membentuk chemistry tim secepatnya. Itu yang membuat kami putuskan untuk tetap ada program latihan walau hanya singkat,” kata Pikal. “Tadi malam setelah pemain kumpul, kami langsung gelar latihan meski hanya berlangsung singkat. Karena latihannya lebih diutamakan pada strategi bermain,” jelas pria asal Austria itu.

Memang, tim pelatih sudah menjadwalkan dua program latihan bagi Andik Vermansah dan kawan-kawan jelang pertandingan ujicoba internasional tersebut. Masing-masing tadi malam dan hari ini yang akan berlangsung pada pukul 20.00 Wib. Latihan tersebut sekaligus cara adaptasi mereka dengan pertandingan malam melawan Malaysia. 

Pikal berharap, dalam program dua hari latihan yang sangat singkat itu, para pemain sudah bisa menemukan chemistry mereka sebelum bertarung melawan Harimau Malaya – julukan Timnas Malaysia-- itu. “Waktu yang kami miliki sangat sedikit, kami berharap para pemain bisa solid setelah dua hari latihan bersama nanti,” harapnya.

Sementara itu, sebagian besar pemain tidak begitu mempermasalahkan waktu latihan bersama yang sangat mepet tersebut. Dengan alasan, setiap pemain yang dipanggil oleh Alfred Riedl ke timnas adalah pemain-pemain profesional yang sudah saling tahu karakter bermain sesama rekan mereka.

“Sehingga untuk membentuk chemistry pemain sepertinya tidak membutuhkan waktu lama. Tapi, yang kami khawatirkan saat ini adalah masalah fisik. Pemain pasti kelelahan setelah membela klub masing-masing,” ujar Adam Alis, gelandang serang Barito Putera. Adam berencana baru bertolak dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan  ke Solo pagi nanti.

Hal senada juga diungkapkan oleh Indra Kahfi, bek Bhayangkara Surabaya United. Menurut dia, persiapan setiap pemain yang dijalani di klub sudah cukup untuk bertarung melawan Malaysia dalam pertandingan ujicoba tersebut. “Saya kira sesama pemain sudah saling paham kok,” kata pemain asal Jakarta itu. (ben)

Berita Terkait