Ribuan Liter BBM Diamankan

Ribuan Liter BBM Diamankan

  Kamis, 14 April 2016 10:40
TANGKAPAN : Ribuan liter BBM jenis bensin diamankan Sat Reskrim Polres di Nanga Nanga Semangut. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU-Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kapuas Hulu kembali mengamankan ribuan liter BBM jenis premium yang diangkut tanpa disertai dokumen. Kali ini yang ditangkap anak buah AKBP Sudarmin SIK (Kapolres), di bawah komando Iptu Charles Berto Nikolas Karimar SIK adalah Av warga Mentebah yang kedapatan membawa 1.589 liter bensin dengan menggunakan sebuah pick-up.

Ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (13/3) siang, Kasat Reksrim Polres Kapuas Hulu Iptu Charles Berto Nikolas Karimar SIK menceritakan kronologis penangkapan BBM tersebut. Saat itu dirinya bersama anak buahnya sedang melaksanakan kegiatan penertiban barang-barang ilegal di wilayah hukum Polres Kapuas Hulu, Senin (11/4) sore dengan menelusuri jalur Jalan Lintas Selatan.  

Tim yang ia pimpin berangkat dari Putussibau pukul 17.00 WIB, menuju daerah Nanga Semangut, Kecamatan Bunut Hulu. Sekitar pukul 21.00 WIB melintas satu unit mobil pikup Mitshubisi warna biru bernomor Polisi KB8210 F. Dibagian baknya bermuatan drum dan jerigen tanpa ditutup terpal, kemudiantim memberhentikan mobil tersebut dan memeriksa barang-barang yang ada dalam mobil.

“Sopirnyanya berinisial Av, dia membawa BBM jenis bensin,” terang Kasat. Tim mencurigai BBM yang dibawa Av adalah ilegal, lantas petugas menanyakan kepada sopir bahwa apa yang ada dalam drum dan jeriken tersebut, serta siapa pemiliknya. Av mengaku drum dan jeriken tersebut milik dia, yang berisikan BBM bensin. Karena tidak bisa menunjukan dokumen resmi, dia langsung diamankan. Av berikut mobil dan BBM-nya langsung dibawah Mapolres Kapuas Hulu. 

“Dia langsung kami bawa ke Mapolres ini,” kata mantan Staf Pribadi Kapolda Kalbar ini. Sebagai Bukti Barang (BB) petugas menyita satu unit mobil yang dikendarai oleh Av, BBM jenis bensin sebanyak 1.589 liter, yang dimuat dalam tigabuah drum besar berwarna biru dan 16 jerigen untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. 

“Av membeli BBM itu di APMS wilayah Kecamatan Boyan Tanjung Desa Mujan Dusun Menin,” papar Charles. Dikatakannya, Av merupakan warga dusun Mentebah Kiri, Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah. “BBM itu mau ia jual di kampungnya,”katanya. Dari hasil pemeriksaan petugas jika BBM tersebut akandijualnya secara eceran/kios dan kios memang banyak ditemui di wilayah Kapuas Hulu. 

Charles menegaskan, untuk penjualan itu mesti ada izin dari Pertamina, memiliki surat jalan, surat pengangkutan dan tempat penjualan. Terhadap tersangka dikenalakan Pasal 53 huruf D atau huruf B, Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Migas (Minyak Bumi dan Gas) penyalahgunaan, pengangkutan dan tataniaga BBM ia diancam pidana sekurungan-kurangnya 3-4 tahun penjara.(aan)

Berita Terkait