Ribuan Anak Praktik Manasik

Ribuan Anak Praktik Manasik

  Senin, 17 Oktober 2016 10:01
MANASIK: Ratusan anak didampingi orang tuanya bersiap mengikuti praktek manasik haji.WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Ribuan anak dari Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Mempawah melaksanakan praktek manasik haji di Komplek Masjid Agung Alfalah Mempawah, Sabtu (15/10) pagi. Dibawah bimbingan Ustaz H Syarif Arifin, S.Ag, kegiatan tersebut dibuka Asisten II Setda Pemkab Mempawah, Drs. H Ismail.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik dan memberikan apresiasi setingi-tingginya atas pelaksanaan kegiatan praktek manasik haji dengan peserta anak-anak ini,” kata Ismail mewakili Bupati Mempawah, H Ria Norsan.

Menurut Ismail, praktek manasik haji yang diselengerakan oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) ini memberikan nilai-nilai edukasi yang positif dalam mendukung terwujudnya visi misi Pemerintah Kabupaten Mempawah. Yakni pembinaan mental spiritual guna peningkatan keimanan dan ketaqwaan masyarakat khususnya generasi muda.

“Edukasi tentang manasik haji ini akan terekam dalam memori setiap peserta. Sehingga, mereka akan terus termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT yang pada akhirnya nanti akan mendorong anak-anak ini untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci,” pendapatnya.

Namun, sambung Ismail, motivasi yang ada dalam diri anak-anak saja tidak cukup. Diperlukan dukungan dan dorongan dari para orang tua untuk memberikan bimbingan dan arahan agar anak-anak ini senantiasa tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi anak yang soleh dan soleha.

“Bimbingan dari orang tua menjadi kunci utama bagi anak-anak. Selalu dampingi dan arahkan anak untuk memupuk keimanan dan ketaqwaannya sejak dini. Misalnya dengan membiasakan anak melaksanakan salat wajib 5 waktu secara berjamaah di masjid,” sarannya.

Selain itu, masih menurut Ismail, anak-anak hendaknya diberikan pemahaman tentang ilmu agama. Misalnya bersikap disiplin, jujur, menghormati orang tua, patuh dan rutin membaca alquran setiap harinya. Dengan kebiasaan-kebiasaan itu, insha allah anak akan tumbuh menjadi generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia.

“Sebagai generasi muda, ditangan anak-anak inilah nasib bangsa dipertaruhkan. Jika anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang baik maka akan cerahlah masa depan negeri ini. Sebaliknya, bangsa ini akan terpuruk jika generasinya tidak dipersiapkan dengan baik,” pendapatnya.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Ismail berpesan kepada para pendidik agar senantiasa menjadi suri tauladan bagi anak didiknya. Termasuk penerapan pola pengajaran, supaya dilakukan dengan penuh kasih sayang tanpa praktek-praktek kekerasan yang pada akhirnya menjadi pembelajaran yang buruk bagi siswa dan lingkungan pendidikan.

“Berikan ilmu dengan tulus ikhlas dan penuh kasih sayang. Tingkatkan selalu kesabaran dan kebesaran hati dalam mendidik anak-anak ini. Sebab, pada usia tersebut anak-anak dalam proses bermain dan belajar,” tukasnya.

Praktek manasik haji yang berlangsung selama sehari itu dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Mempawah, Perwakilan Polres Mempawah, pejabat SKPD, Camat Mempawah Hilir, Himpaudi dan para orang tua siswa-siswi RA dan TK se-Kabupaten Mempawah.(wah) 

Berita Terkait