Rekomendasikan Pemungutan Ulang

Rekomendasikan Pemungutan Ulang

  Senin, 14 December 2015 09:41
KEDATANGAN KOTAK SUARA: Petugas memindahkan kotak suara yang datang dari PPK ke KPU Sintang untuk disimpan dan dicatat. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Sintang, merekomendasikan pemungutan suara ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Desa Nanga Abai Kecamatan Kayan Hulu. Rekomendasi dikeluarkan karena saksi semua pasangan calon mencoblos kertas suara lebih dari satu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang sudah menerima rekomendasi yang dikeluarkan Panwaslu. KPU akan turun ke lapangan untuk mengkonfirmasi temuan Panwaslu.Ketua Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga, Syaiful Noor mengatakan, dengan rekomendasi sudah dikeluarkan Panwaslu, kini tinggal menunggu KPU melaksanakan. Rekomendasi Panwaslu berdasar temuan Panwas Kecamatan.

Sementara dugaan pelanggaran Pilkada, menurut Syaiful, hingga kini belum ada masuk. Termasuk dari pasangan calon, yang melaporkan. Sehingga, menurut Syaiful, pelaksanaan Pilkada Sintang berlangsung aman dan kondusif. Ketua KPU Sintang, Supranto Aji tidak menampik kalau telah mendapatkan rekomendasi Panwaslu untuk pemungutan suara ulang di TPS 1 Desa Nanga Abai Kecamatan Kayan Hulu. Rekomendasi diberikan, lanjut dia, berdasarkan hasil kajian dari pemeriksaan Panwascam setempat, menemukan adanya saksi ketiga pasangan calon mencoblos lebih dari satu kertas suara. Dimana tiap saksi mencoblos 60 surat suara. Totalnya, ada 180 kertas suara yang dicoblos.

Menurut Supranto, KPU akan segera menyikapi rekomendasi dengan turun ke lapangan. Jika memang saksi mencoblos lebih dari satu kertas suara, KPU siap melaksanakan pemungutan suara. “Kita siapkan logistik,” katanya. Supranto menambahkan, informasi diperoleh kertas suara yang digunakan saksi mencoblos lebih dari satu lembar didapat dari anggota KPPS. Berdasar aturan, lanjutnya, tidak dibenarkan. Justru harusnya dilarang, apalagi satu orang sampai mencoblos 60 lembar kertas suara.

Supranto mengatakan, KPU akan memberi catatan saat penyelenggaraan pemilu kedepan. Kemudian anggota KPPS yang disinyalir tidak taat asas tidak akan lagi dilibatkan dalam proses pemilu. Sementara rekapitulasi tingkat PPK yang baru masuk ke KPU ada 10. Yakni Kecamatan Kelam Permai, Dedai, Tebelian, Sepauk, Tempunak, Ketungau Hilir, Binjai, Kayan Hilir, Kayan Hulu dan Ketungau Tengah. Sementara, yang masih dalam perjalanan menuju ke KPU Sintang adalah Serawai, Ambalau dan Ketungau Hulu. “Untuk Kecamatan Sintang masih melaksanakan pleno rekapitulasi suara tingkat PPK,” katanya. (stm)

 

Berita Terkait