Rekam Warga, Disdukcapil Jemput Bola

Rekam Warga, Disdukcapil Jemput Bola

  Senin, 22 February 2016 08:29
PEMBUATAN E-KTP: Proses Pembuatan e-KTP saat berlangsung di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, kemarin. Cara jemput bola seperti ini tentunya sangat membantu masyarakat dalam prose pemabuatan e-KTP. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kayong Utara setiap tahun menjadwalkan perekaman KTP elektronik atau e-KTP di setiap kecamatan. Namun, dimulai tahun 2016 ini, perekaman e-KTP dilakukan langsung mereka ke desa, terutama desa yang jauh dari jangkauan kecamatan.

Kepala Bidang Kependudukan, TM Hamdan, ketika melaksanakan kegiatan perekaman e-KTP di kantor Desa Simpang Tiga, menjelaskan jika kegiatan perekaman tersebut dilakukan mereka langsung ke desa, untuk mempermudah masyarakat. Tujuannya, sambung Hamdan, agar seluruh masyarakat terdata dengan dubuktikan memiliki e-KTP.  “KTP elektrik ini penting, karena ini berlaku secara nasional,” ujarnya, Kamis (19/2) kemarin.

Untuk Kecamatan Sukadana ini, perekaman dilakukan mereka di dua desa, yaitu Desa Simpang Tiga dan Desa Riam Berasap Jaya. Hal ini dikarenakan kedua desa tersebut, diakui dia, merupakan desa cukup jauh dari pusat ibukota Kecamatan Sukadana.“Kecamatan Simpang Hilir akan dilaksanakan pada pertengahan Bulan April 2016. Hanya saja, desa yang akan dikunjungi masih belum ditentukan,” ujarnya.

Tujuan dari perekaman ini, dijelaskan Hamdan, untuk mempermudah masyarakat agar memiliki e-KTP. Harapan dia, masyarakat Kayong Utara yang sudah mencapai usia 17 tahun, tidak ada alasan lagi untuk tidak memiliki e-KTP.Ia mengaku, kendala yang dialami mereka pada pelayanan perekaman e-KTP di kecamatan ialah terjadinya pengantrean yang panjang, sehingga masyarakat harus lama menunggu. Bahkan, diakui dia juga, ada masyarakat yang mengantre merasa kesal dan kecewa, karena belum bisa membuat e-KTP pada hari itu, sehingga harus kembali keesokan harinya.

Dengan kondisi demikian, Hamdan mengungkapkan bagaimana mereka bekerja sama dengan pemerintahan desa setempat, mengadakan perekaman e-KTP di desa masing-masing.Sementara itu, kepala Seksi Kesejahteraan Desa Simpang Tiga, Sahperi, mengungkapkan bagaimana masyarakat Desa Simpang Tiga sangat antusias dan menyambut baik kegiatan perekaman e-KTP tersebut. Sebab, diakui dia, dengan adanya perekaman yang langsung turun ke desa-desa, masyarakat merasa dekat untuk membuat e-KTP.“Tentunya dengan adanya hal seperti ini, masyarakat akan merasa dekat untuk membuat e-KTP tersebut,” tutupnya. (dan)

Berita Terkait