Rapat Menjelang Warga Gelar Hajat

Rapat Menjelang Warga Gelar Hajat

  Senin, 11 July 2016 09:36
SANTAP: Bersantap usai rapat menjelang digelarnya sebuah hajatan. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

 
Tradisi di tengah masyarakat, terus dijaga.  Salah satunya kebiasaan rapat disaat salah satu warganya akan gelar hajat. Dengan melibatkan tokoh masyarakat serta seluruh unsur yang ada. Kemudian berbagi tugas untuk sukseskan hajatan yang akan dilaksanakan.

FAHROZI - Sambas

SIAPA yang mencuci piring? Siapa yang memasak nasi? Siapa yang bertanggung jawab perlengkapan makan? Siapa yang menjadi penyambut tamu?. Suara tersebut keluar ketika puluhan warga Sembuai Kecamatan Sejangkung rapat di kediaman A Malik pada Sabtu malam.

Ya, itulah suasana rapat warga yang digelar untuk mensukseskan hajatan selamatan keberangkatan haji A Malik dan Rusnah, yang akan dilangsungkan pada Minggu (17/7) mendatang. Inilah salah satu tradisi  warga Sumbuai Kecamatan Sejangkung yang juga merupakan kebiasaan warga Sambas pada umumnya.

Rapat jelang hajat dilaksanakan sekitar dua minggu atau beberapa hari sebelum hari H. Di ajang itulah. Tuan rumah (yang memiliki hajat) akan menyerahkan sepenuhnya kesuksesan acara kepada warga desa. Dalam rapat, dibentuk kepanitiaan dengan melibatkan semua unsure masyarakat yang ada untuk memudahkan koordinasi. Mulai dari ketua panitia hingga seksi yang diperlukan.

Dari situlah selanjutnya akan muncul siapa- siapa yang akan melaksanakan pekerjaan apa yang merupakan rangkaian hajatan dari awal sampai akhir. Mulai dari tukang cuci hingga penyambut tamu. Dan dari situ pula merekalah yang akan mengemban tangung jawab yang telah diberikan.

Tanpa basa basi, warga yang biasa menyampaikan undangan diberitanggung jawab untuk memberitahu warga lainnya untuk datang di hajatan. Begitu juga pekerjaan lainnya, hingga ke bagian tukang cuci piring.

Orang yang telah ditunjuk inilah. Sebagai penanggungjawab sepenuhnya untuk kesuksesan acara melalui "tugas pokok dan ungsi (Tupoksi)" masing-masing. Dan secara umum. Mereka memiliki tangung jawab untuk mensukseskan seluruh rangkaian hajatan yang akan dilangsungkan melalui perannya.

"Tugas yang sudah diberikan. Adalah tanggung jawab dan harus dilaksanakan demi kesuksesan hajat yang akan dilaksanakan," kata zar'in yang telah dipercaya menjadi ketua panitia selamatan keberangkatan Haji, A Malik dan Rusnah warga Sembuai Darat Kecamatan Sejangkung.

Pemilik hajat, dengan usainya rapat tersebut. secara tidak langsung telah mempercayakan segala urusan kepada warga melalui kepanitiaan yang telah dibentuk.

"Apa yang akan dilaksanakan, merupakan kewenangan dari seluruh warga melalui kepanitiaan yang telah dibentuk," kata A Malik. Dirinya yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat menyebutkan apa yang dilakukan saat ini. Adalah bagian tradisi atau kebiasaan warga yang positif dan ke depannya harus terus dipertahankan.

"Ini merupakan wujud gotong royong warga desa yang terus dipelihara sampai sekarang. Dan akan tetap dipertahankan," katanya.(fah)

Berita Terkait