Rajut Laba dari Usaha Jahit Pakaian

Rajut Laba dari Usaha Jahit Pakaian

  Selasa, 10 November 2015 08:37
MENJAHIT : Peluang usaha ini cukup menjanjikan. Dengan memiliki kemampuan menjahit, bisa membuka usaha jahitan di rumah. Atau dengan menjadi tukang jahit di tailor. Untuk lebih mahir, bisa mengikuti kursus terlebih dulu. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan, banyak orang yang kemudian melatih keterampilan dirinya agar bisa membuka peluang usaha. Salah satunya menerima jasa menjahit.Oleh : Marsita Riandini

Tak perlu modal besar untuk memulai peluang usaha yang satu ini, terpenting Anda memiliki kemampuan untuk menjahit saja. Selain itu, hanya perlu mesin jahit, benang, dan segala kelengkapannya yang nominalnya tidaklah terlalu besar. Bahkan Anda tak harus menyewa ruko, sebab pekerjaan yang satu ini bisa dilakukan di rumah. Para ibu rumah tangga kerap menjadikan usaha ini sebagai tambahan pendapatan keluarga.

Seperti yang dilakukan oleh Raema, warga Kom Yos Sudarso ini sudah cukup lama berkecimpung di dunia jahit menjahit. Bahkan setiap tahunnya ia memiliki langganan sendiri yang ingin dibuatkan pakaian. “Saya sudah puluhan tahun menjahit. Dari anak saya kecil sampai sudah menikah,” timpalnya.Kemampuan menjahit, lanjut dia bila dilatih dan diseriusi, maka bisa meraih pendapatan yang cukup besar, terutama jelang hari raya. “Menjelang Lebaran dan hari raya Natal itu cukup tinggi orderan. Bahkan saya sampai tidak tertangani. Sebenarnya bisa saja kasih ke teman atau keluarga yang bisa jahit, tapi khan hasilnya pasti beda. Kalau pelanggan tidak puas, kita juga yang susah,” jelasnya.

Meski tidak banyak, setiap  bulannya paling tidak ada beberapa setel pakaian yang dijahitnya. Harga yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu. “Tergantung model dan tingkat kerumitan pembuatannya. Semakin sulit semakin mahal. Standarnya sih kalau gaun itu dua ratusan ribu, kalau cuma model biasa dibawah dua ratusan bisa,” papar ibu dua anak ini.

Walaupun tak ingin menyebutkan nominal omzet yang didapatnya, menurut dia dari hasil pekerjaannya itu, Raema bisa membeli sejumlah barang tanpa harus mengganggu keuangan rumah tangga. “Ada lah, dan menurut saya lumayan besar. Balik lagi tergantung seberapa banyak pakaian yang kita jahit,” jelasnya yang mengatakan kadang ada pula orderan untuk menjahit pakaian menyambut tamu acara pernikahan. **

 

 

 

Berita Terkait