Raih Perak, Sri Wahyuni Angkat Indonesia ke Posisi 14 Peraih Medali

Raih Perak, Sri Wahyuni Angkat Indonesia ke Posisi 14 Peraih Medali

  Minggu, 7 Agustus 2016 13:35
FOTO GOH CHAI HIN/AFP

Berita Terkait

PERAK yang diraih lifter Sri Wahyuni Agustiani di cabang olahraga angkat besi turut mengerek posisi Indonesia di klasemen umum medali Olimpiade Rio De Janeiro 2016.

Hingga memasuki hari ketiga pagelaran Olimpiade Rio, Minggu (7/8), Indonesia bisa merangsek ke posisi ke-14 bersama dua negara lain, termasuk tuan rumah Brasil, dan Denmark.

Peringkat pertama klasemen medali sementara sampai memasuki Minggu (7/8) pukul 11.30 WIB, dtempati Australia dengan koleksi 2 emas dan 2 perunggu. Disusul Hongaria dengan 2 emas, dan Amerika Serikat dengan 1 emas dan 4 perak.

Dua negara kuat Asia, Korea Selatan dan Jepang, menempati peringkat keempat dan kelima di klasemen sementara. Korsel mengumpulkan 1 emas dan 1 perak, sedangkan Jepang dengan 1 emas dan 4 perunggu.

Dari negara Asia Tenggara, Thailand yang meraih emas dari cabor angkat besi 48 kg atas nama Sopita Tanasan, menempati peringkat keenam bersama negara tetangga, Vietnam, dan juga Argentina, Belgia, serta Rusia.

Kelima negara itu mengoleksi masing-msaing satu medali emas. Total ada 205 negara yang berpartisipasi di Olimpiade Rio 2016 dengan sekitar 10.500 atlet dari 42 cabang olahraga dan 306 nomor. Sejauh ini, baru 20 negara yang sudah meraih medali.

Indonesia sendiri sejatinya bisa berada di posisi yang lebih baik dari peringkat ke-14 andai tim panahan beregu putra bisa menyumbag medali pada Minggu (7/8) dini hari WIB.

Sayangnya, Riau Ega Agatha, Hendra Purnama, dan Muhammad Hanif Wijaya, harus kandas sejak babak perempat final usai dikalahkan tim AS dengan skor 6-2.

Namun, cabor panahan masih berpeluang menyumbag medali dari nomor individu putra dan putri atas nama Riau Ega dan Ika Yuliana Rochmawati.

Selain itu, cabor dayung juga masih menjaga asa dengan keberadaan La Memo yang lolos ke babak perempat final dan Dewi Yuliawati di babak repechages.

Ada pula atlet-atlet Indonesia lain yang belum bertanding, termasuk bulu tangkis yang menerjunkan 10 atlet untuk kesempatan merebut enam medali (1 tunggal putra, 1 tunggal putri, 1 ganda putra, 1 ganda putri, dan 2 ganda campuran).

Lalu yang lainnya masing-masing cabor BMX dengan peluang meraih 1 medali, renang 2 medali, atletik 2 medali, dan 6 medali dari atlet angkat besi tersisa.

Dengan kata lain, kontingen Indonesia masih punya kesempatan menambah 21 medali dari para atlet tersisa. Peluang terbesar tentu dari cabor bulu tangkis dan angkat besi. Namun, dua atlet panahan dan cabor lain pun masih punya kesempatan, meski tak besar.

Kesempatan itu akan coba diraih para pejuang Indonesia hingga dua pekan kedepan, sebelum upacara penutupan pada 21 Agustus.**

Berita Terkait