Rahasia Kekuatan Luke Skywalker Event Karpet Merah Star Wars: The Last Jedi

Rahasia Kekuatan Luke Skywalker Event Karpet Merah Star Wars: The Last Jedi

  Kamis, 7 December 2017 10:00
PROMO: Para pemeran (kiri-kanan) Mark Hamill, Adam Driver dan produser Kathleen Kennedy saat promo film mereka Star Wars: The Last Jedi di Tokyo, Jepang, kemarin (6/12).REUTERS/KIM KYUNG-HOON

TOKYO – Gempita menyambut film Star Wars: The Last Jedi sudah sampai di Asia. Starship First Order mendarat di Roppongi Hills Arena, Tokyo, kemarin sore (6/12). Bukan starship betulan memang, melainkan panggung dan karpet merah yang disulap bagai bernuansa pesawat milik penguasa sisi gelap Force tersebut.
Cahaya merah menyelimuti arena. Ratusan lightsaber merah mini diacungkan fans yang memadati event The Last Jedi tersebut. Jawa Pos atas undangan The Walt Disney Company (Southeast Asia) juga hadir di situ. ’’Semua orang terlihat begitu evil (seperti sisi gelap) di mataku,’’ kata sutradara Rian Johnson.
Star Wars: The Last Jedi melanjutkan akhir cerita Star Wars: The Force Awakens (2015). Rey (Daisy Ridley) bertemu dengan Luke Skywalker (Mark Hamill) di Planet Ahch-To yang kemudian melatihnya menggunakan lightsaber. Pada The Force Awakens, kemampuan Rey menggunakan Force cukup hebat. Dia mampu mengalahkan Kylo Ren (Adam Driver) meski saat itu belum menjalani latihan dengan siapa pun. Kemampuan Rey pun meningkat pesat hingga Luke khawatir. ’’Saya melihat kekuatan seperti ini sekali. Dulu itu tidak cukup membuat takut, tapi saya takut sekarang,’’ ungkap Luke.
The Last Jedi merupakan debut Johnson sebagai sutradara dalam jagat Star Wars. Tugas utamanya tentu membuat film itu tidak kalah atau bahkan lebih keren daripada episode sebelumnya. ’’Kami diperbolehkan mengikuti apa yang kami mau dan membuat sesuatu yang personal. Semua film butuh hati yang berdetak untuk terasa hidup,’’ jelas Johnson berhenti di satu sisi karpet merah melayani permintaan wawancara.
Luke akhirnya kembali setelah menghilang selama 30 tahun. Dia kembali mendapat porsi peran yang besar setelah Episode VI: Return of the Jedi (1983). Kehadirannya sangat dirindukan. Tidak heran, saat  pemerannya muncul, para fans langsung berteriak menyebutkan namanya.
Ketika film pertama Star Wars, Episode IV: A New Hope, dirilis pada 1977, Hamill masih berusia 26 tahun. Kini umurnya mencapai 66 tahun. Kerut di wajahnya tidak bisa membohongi usia yang tidak muda lagi tersebut. Diperkuat pula dengan jenggot dan kumis putih. Meski begitu, semangatnya tetap muda. Dia mengenakan setelan jas warna biru navy.
Dengan gaya kocaknya, Hamill menyapa fans. Beberapa kali dia membuat bentuk hati dengan kedua tangannya, lalu menunjuk fans. Dengan sabar dan penuh senyum, dia melayani mereka yang meminta tanda tangan dan berfoto bersama. Di sisi lain, para fans juga menunjukkan antusiasmenya. Ada yang berdandan ala Finn dengan memakai helm Stormtrooper dan jaket kulit. Ada pula yang berpakaian Princess Leia muda. Beberapa lagi mengenakan kostum Jedi.
’’Luar biasa! Orang-orang selalu bergairah meski setelah melewati beberapa tahun,’’ kata Hamill. Saat ditanya tentang apa saja yang terjadi pada Luke selama menghilang, Hamill tidak mau memberikan bocoran. Alasannya, dia mendadak mengalami lupa ingatan. ’’Saya tidak bisa menunjukkan apa yang terjadi selama 30 tahun. Saya kehilangan memori jangka panjang,’’ ujarnya, lantas tertawa.
Berperan sebagai Luke, Hamill melakukan beberapa adegan aksi yang menguras fisik. Untuk menjaga stamina, dia punya cara sendiri selain mengikuti program latihan fisik. Caranya adalah menghindari makanan enak. ’’Kamu tahu, saya dilarang memakan setiap makanan yang rasanya enak. Gula, ya semua yang saya suka. Es krim juga. Ini sangat berat. Tapi, kalau bisa memisahkan diri dari kenikmatan makanan, kita pasti berhasil,’’ jelas Hamill.
Selain Hamill dan Johnson, Driver tampak hadir. Dia terlihat cool dengan mengenakan setelan jas hitam. Tidak seperti Hamill dan Johnson, Driver tidak banyak bicara. Tampaknya, dia begitu mendalami perannya yang dingin sebagai Kylo Ren. Mereka bertiga ditemani Kathleen Kennedy, bos Lucasfilm, studio yang membuat film tersebut.
Namun, ada satu penampilan surprise. Yaitu, kehadiran C-3PO, BB-8, dan R2-D2. C-3PO yang biasanya cerewet dalam film kali ini memilih bungkam. Begitu pula BB-8 dan R2-D2 yang tidak banyak bicara (bicara pun mungkin banyak yang tidak mengerti bahasa droid).
Untuk kali pertama, R2-D2 dan Luke bertemu lagi. Mereka berpisah selama 30 tahun dan Luke meninggalkannya dalam kondisi hemat daya. ’’R2-D2 senang bertemu dengan Luke lagi,’’ ucap R2-D2 yang langsung disambut pelukan hangat oleh Luke. ’’Tidak bisakah kita lebih lama lagi?’’ tanya Luke enggan melepas pelukan tersebut saat mereka berada di atas panggung.
Sama dengan fans Star Wars di seluruh dunia, Hamill tidak sabar untuk segera menonton The Last Jedi. ’’Saya tidak sabar merasakan film ini bersama fans terhebat di galaksi. Yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah menunggu,’’ tutur Hamill dari atas panggung. Selama menunggu film itu tayang di Indonesia pada 13 Desember mendatang, Kennedy punya pesan kepada seluruh fans. ’’Follow the Force,’’ tegas Kennedy. (adn/c14/ayi)