Pustu Disiagakan, Sekolah Diliburkan , Pemkab Siapkan 12 Ton Stok Beras

Pustu Disiagakan, Sekolah Diliburkan , Pemkab Siapkan 12 Ton Stok Beras

  Sabtu, 13 February 2016 09:42
BANJIR SEBANGKAU: Kepala Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung, Jube, saat melakukan peninjauan banjir di desanya. Banjir di desa tersebut merendam sejumlah rumah. FOTO HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SEBANGKAU – Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas Jamiat Akadol melalui ketua Tim Tanggap Darurat Banjir Kabupaten Sambas, Uray Santosa, Jumat (12/2), mengungkapkan jika banjir yang melanda Kabupaten Sambas sudah hampir merata di sejumlah kecamatan. Dia menambahkan, sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas menyiagakan Pos Pelayanan Pembantu (Pustu) di lokasi banjir, meliburkan sekolah, serta mendistribusikan bantuan ke lokasi banjir.

"Kita telah mengimbau kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar tanggap memberikan bantuan, termasuk kepada perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sambas," ujar Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas tersebut.Dari hasil rapat bersama pimpinan SKPD, dipastikan dia jika Dinas Pendidikan telah menyerahkan kepala kepala sekolah. Pihak sekolah, menurut dia, dipersilakan untuk menentukan apakah meliburkan sekolah, namun sesuai dengan situasi dan kondisi. "Diimbau kepada guru, orang tua, dan anak-anak untuk tidak main air, mengingat saat ini banjir besar dan arus sangat deras, karena sangat membahayakan, termasuk juga masalah kesehatan, baik banjir maupun paskah banjir," imbaunya.

Terkait pasokan bantuan beras, dia juga memastikan jika Pemkab menyiapkan 12 ton beras di Badan Ketahanan Pangan. Dia menambahkan bahwa beras-beras tersebut akan segera didistribusikan, sedangkan kekurangannya telah diusulkan Dinas Sosial ke Provinsi Kalbar. "Kita imbau kepada perusahaan yang akan menyerahkan bantuan untuk berkoordinasi dengan tim di Posko Penanggulangan Bencana, sehingga bisa didampingi. Tujuannya agar memudahkan pendataan bantuan, selain itu agar tidak menumpuk di suatu titik saja, mengingat banjir yang terjadi di Kabupaten Sambas meluas," bebernya.‎

Dalam kesempatan tersebut, Santosa juga mengajak masyarakat Kabupaten Sambas untuk bersama-sama bersemangat membantu dan bertanggung jawab dengan kondisi yang dihadapi saat ini. Dengan demikian, dia menambahkan, ada kebersamaan mereka dalam musibah banjir yang dihadapi seluruh warga Sambas yang terkena banjir. “Pemkab Sambas telah membentuk Posko Penanggulangan Bencana di Ruang Asisten II, Kantor Bupati Sambas,” pungkasnya. (har)

Berita Terkait