Punya Sahabat di Kantor

Punya Sahabat di Kantor

  Senin, 11 April 2016 09:29

Berita Terkait

Salah satu hal yang membuat seseorang betah dan bertahan di tempat kerja adalah adanya sahabat. Memiliki sahabat di tempat kerja tidak hanya dapat meningkatkan kinerja seseorang namun juga berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

Oleh : Marsita Riandini

Sahabat tak sekadar menjadi teman bercerita, tetapi juga teman diwaktu istirahat kerja bahkan berbagi suka duka dalam pekerjaan. Sayangnya tidak semua orang bisa menemukan dengan mudah sahabat di kantor.  Beragam alasan pula seseorang sulit mendapatkan sahabat di kantor. Mulai dari tuntutan pekerjaan yang tidak memungkinkan. Misalnya setiap hari tingkat pekerjaan begitu tinggi. Sehingga anda dan teman sekantor tidak punya kesempatan untuk bersosialisasi dengan rekan-rekan kantor. 

Kemungkinan kedua karena memang tidak bisa atau tidak suka bergaul. Hubungan pertemanan anda di kantor bisa dibilang sebatas kepentingan pekerjaan. Apalagi jika seseorang tidak merasa membutuhkan seorang sahabat karena merasa cukup nyaman dengan diri sendiri. Lantas sejauh mana pentingnya sahabat di kantor?

Tak hanya di kantor saja, di mana pun seseorang membutuhkan sahabat. Ini karena setiap orang tidak bisa hidup sendiri. Apalagi manusia cenderung sifatnya ingin berbagi, baik suka maupun duka. Disinilah peran sahabat menjadi sangat penting, termasuk pula ketika di kantor. Demikian yang disampaikan oleh Dr. Fitri Sukmawati, M. Psi, Psikolog kepada For Her“Kalau di kantor tidak ada sahabat, seseorang sulit untuk berbagi cerita.  Sahabat itu menjadi motivasi bagi seseorang ketika di kantor,” ucap Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kalbar ini. 

Setidaknya, dalam satu hari  seseorang menghabiskan waktu 8-12 jam di kantor. Bisa jadi ini merupakan waktu terbanyak yang Anda habiskan dengan orang lain dibandingkan dengan sahabat atau teman Anda terdahulu. Jadi kenapa Anda tidak mencoba mencari sahabat di kantor.     

Seringkali, lanjut dia ketika seseorang merasa jenuh, merasa mengalami masa-masa sulit, sahabat hadir untuk memberikan semangat. Begitu pula ketika seseorang ingin mencapai target, ingin maju dalam pekerjaannya, sahabatlah yang memberikan dukungan untuk menggapai itu semua. 

Namun, kata Fitri tidak mudah mencari sahabat di tempat kerja. Sahabat itu tidak hanya sekadar nyambung dalam berbicara, tetapi juga mampu menjadi teman dalam suka maupun duka. “Mungkin dia bisa berteman dengan siapa saja di kantor, tetapi untuk mencari seorang sahabat cenderung tidak mudah,”Jelas dosen di IAIN Pontianak ini. 
Itulah sebabnya, Fitri menyarankan untuk menemukan seorang sahabat, bergantung dari karakter masing-masing orang. “Ada yang awalnya karena satu kesamaan, sering mengerjakan tugas bersama, makan siang bersama lalu dekat dan menjadi sahabat. Tetapi ada pula yang hanya sekadar menjadi teman. Bahkan karena seleksi alam akhirnya tidak bisa berlanjut menjadi sahabat,” jelas dia. 

Teman dekat di kantor yang paling tahu beban kerja dan target yang sedang Anda kerjakan.Dukungan dan semangat dari sahabat di kantor sangat Anda perlukan di saat seperti ini. Sahabat biasanya orang yang paling tahu tentang kebiasaan Anda. Begitu pula dengan Anda, sangat memahami kebiasaan sahabat ketika bekerja, mulai dari musik yang ia suka, hingga tata letak barang di mejanya. “Meskipun demikian Anda tetap harus memahami batasan-batasan dalam bersahabat. Meskipun sudah dekat, jangan sampai melanggar norma, terutama norma agama.

Untuk mereka yang sesama perempuan atau sesama laki-laki, mungkin tidak begitu masalah. Lain halnya ketika menjalin persahabatan dengan lawan jenis di kantor, terlebih ketika sama-sama sudah menikah,” pungkasnya yang menyarankan untuk tetap menghargai pasangan masing-masing. **

Berita Terkait