Punya ‘Teman Setia’ di Pop Jazz

Punya ‘Teman Setia’ di Pop Jazz

  Selasa, 15 December 2015 06:48
Rieka ‘The Groove’ Roeslan Penyanyi & Pencipta Lagu

Berita Terkait

Bagi Anda penggemar Jazz, tentu tak asing lagi dengan nama Rieka Roeslan. Perempuan kelahiran Sukabumi, 23 Januari 1970 ini lebih dikenal sebagai penyanyi dalam grup musik The Groove yang ngetop di era tahun 90an. Kini, selain sering menerima job menyanyi solo, ia juga kerap tampil di televisi menjadi juri profesional dalam berbagai ajang lomba musik. For Her berkesempatan mewawancarainya secara eksklusif ketika Rieka datang ke Kalbar, awal Desember 2015. Oleh : Marsita Riandini & Mella.

   Sejak SMA, Rieka sudah senang dan biasa tampil untuk bernyanyi. Tapi kariernya menanjak naik ketika ia bergabung dengan grup band The Groove. “Kenapa pilihannya jazz? Sebab saya memang suka dengan jenis musik ini dari SMA. Sejak masuk The Groove, kami coba meramu jazz agar sedikit pop. Ternyata responnya bagus,”ungkapnya.

Ketika ditanya rahasia eksistensinya di dunia musik sejak tahun 90-an, Rieka mengaku hal itu karena konsistensinya yang setia di jalur Pop-Jazz. “Bagi saya sebagai penyanyi itu hal penting untuk tetap eksis menjaga kualitas. Konsisten pada jalurnya. Saya dulu khan memang lebih menonjol di pop jazz,” terangnya.

Meski fokus pada pop jazz, tak lantas membuatnya enggan berkolaborasi dengan penyanyi dari genre musik yang berbeda. “Saya juga kerap kolaborasi dengan artis lain seperti Ikang Fauzi, Slank, jadi dengan siapapun. Kalau kita fokus satu segmen, maka segmen itu yang membuat kita punya komunitas, punya tempat, kemudian punya teman yang setia,” terangnya ditemui usai menghibur peserta di acara puncak Borneo Mupen on The Road Lintas Kalimantan Tahun 2015 yang menjadi gawe BKKBN, di halaman Kantor Gubernur.

Jika terlalu banyak segmen yang digeluti, lanjut Rieka, itu yang membuat banyak arti kehilangan eksistensinya. Apalagi dia harus bersaing dengan para regenerasi yang terus berdatangan. “Jika menyeriusi satu segmen, meskipun berkolaborasi dengan banyak genre, tetap saja ada konsumen setia yang menanti hits-hits yang mereka sukai. Akhirnya kita menemukan pasar yang setia yang mengikuti kemanapun kita pergi. Dia akan mengenang kita dengan hits-hits yang kita nyanyikan,” timpal perempuan yang selalu memakai turban di kepalanya ini.

Tompi, Andien, RAN sebelum terkenal, lanjut dia sering menonton dirinya dan The Groove saat tampil. Melihat mereka-mereka ini sukses pula berkarir lewat musik pop jazz ini membuat Rieka semangat untuk terus mengembangkan aliran tersebut. “Saya melihat produk yang kami kembangkan ini akhirnya memiliki banyak adik. Kalau sudah seperti ini, kenapa saya harus beralih ke genre lain?” bebernya.

Dia bersyukur, bahwa Tuhan menciptakan suaranya yang sangat indah menyanyikan lagu bernuansa pop jazz. “Anugerah suara yang diberikan Allah ke setiap orang itu khan beda. Saya bisa nyanyi lagu rock, tetapi tidak bisa segahar Ikang. Jadi warna suara itu secara tidak langsung mengarahkan kita pada satu genre yang nyaman di hati,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, Rieka juga memiliki kemampuan menciptakan lagu. Banyak sudah lagu-lagu ciptaannya hits di pasaran, bahkan dinyanyikan oleh artis sepopuler Iwan Fals. Inspirasi lagu tersebut datang dari banyak hal, baik dari curhatan teman, obrolan, ataupun peristiwa yang dilihat. “Contohnya lagu Izinkan Aku Menyayangimu, itu yang populer dinyanyikan Iwan Fals. Inspirasinya dari almarhum papi saya. Saat dia meninggal, saya tidak berada di dekatnya. Saya hanya bertemu jasadnya yang sudah dikafani. Hanya saja lagu itu diklisekan,” bebernya.

Di Indonesia, penulis lagu sering dikesampingkan. Orang tahu lagunya, dan penyanyinya tapi sering kali orang  tidak tahu dan tidak mau tahu siapa penyanyinya. Ini menjadi kegelisahan Rieka. Padahal kata dia, penulis lagu itu susah untuk menemukan nada yang enak didengar, sehingga disukai banyak orang. “Setelah lagu itu sukses, penulisnya dilupakan. Lama-lama penulis tidak lagi punya martabat dan punya tempat,” keluhnya. Atas dasar keprihatinan itulah, Rieka sedang berencana membuat sesuatu yang membuat masyarakat menghargai para penulis lagu. “Coba lihat sekarang, emang ada yang tahu bagaimana nasib keluarga pencipta lagu nasional kita seperti Rusbini, Ismail Marzuki dan Gesang?” cetusnya lirih. Karena itulah dalam waktu dekat, Rieka berencana untuk bertemu Melly Goeslaw dan penulis perempua lainnya. “Saya ingin bikin konser khusus yang mengedepankan penulis lagu dengan karya-karyanya. Jadi tak hanya dikenal penyanyinya saja,” tandasnya. **

 

 

Berita Terkait