Puluhan Terjaring, Dua Ditahan

Puluhan Terjaring, Dua Ditahan

  Kamis, 14 April 2016 10:07
RAZIA GABUNGAN: Razia gabungan yang dilakukan antara Polsek Sukadana, Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD), dan Dishubkominfo Kabupaten Kayong Utara, kemarin (13/4) berhasil menjaring puluhan kendaraan. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Gelar Razia Gabungan Kendaraan
 
SUKADANA – Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kabupaten Kayong Utara, Kepolisian Sektor (Polsek) Sukadana, serta Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Kayong Utara, menggelar razia gabungan di Jalan Bhayangkara, Komplek Perkantoran Daerah, Rabu (13/4). Razia ini sendiri digelar demi meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak, termasuk menyadarkan masyarakat akan membayar pajak, serta menaati peraturan berlalu lintas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan sepeda motor terjaring razia gabungan tersebut. Di samping itu, dua kendaraan bermotor roda empat jenis bak terbuka juga ikut terjaring. Dalam operasi tersebut, mereka melakukan pengecekan dan melihat kelengkapan surat kendaraan. “Bagi kendaraan bak terbuka yang habis masa berlaku KIR-nya, langsung ditangani oleh pihak Dinas Perhubungan. Sedangkan untuk satunya lagi, kami arahkan untuk melunasi pajak kendaraan. Sementara itu, dari puluhan kendaraan roda dua, hanya dua buah sepeda motor yang dilakukan penahanan kendaraannya. Sedangkan yang lain, disuruh melunasi pajak kendaraan,” kata Syahrial, kepala UPPD Kabupaten Kayong Utara, saat dijumpai usai razia, Rabu(13/4) kemarin.

Ia pun langsung mengarahkan para pemilik kendaraan yang pajaknya telah mati. Mereka diminta langsung membayar ke mobil Samsat Keliling yang disediakan. Namun demikian, bagi masyarakat yang tidak membawa atau memiliki uang yang cukup, hanya dikalkulasikan mereka dan didata, untuk nantinya dapat melunasi tunggakan pajak mereka ke Kantor UPPD terdekat.

“Sampai saat ini, kesadaran masyarakat, khususnya Kayong Utara, dalam membayar pajak masih begitu rendah. Mengenai kelengkapan surat-suratnya juga banyak yang tidak dilengkapi. Misalnya STNK dan SIM. Ini menjadi kendala kami dalam menadata kendaraan yang terjaring razia,” kata Syahrial.

Sementara wakil Kepala Polsek (Wakapolsek) Sukadana, Iptu Suherianto, menjelaskan bahwa hampir semua personel dikerahkannya, untuk menunjang kegiatan tersebut. Mereka menjaring kendaraan-kendaraan yang melanggar aturan dalam tertib berlalu lintas, seperti lupa membawa kelengkapan kendaraan dan lain-lain. Untuk para pelanggar tersebut, mereka hanya memberikan teguran. Dia berharap untuk di kemudian hari, tidak lagi diulangi. “Namun ada juga dua sepeda motor yang kami lakukan penahanan kendaraannya yang tidak lengkap, baik dari segi dokumen maupun kelengkapan kendaraannya, alias motor bodong.  Hal ini tentunya dilakukan untuk dapat mengecek lebih jauh,” kata Suherianto. (dan)