Puluhan Siswa dan Guru Ambil Bagian

Puluhan Siswa dan Guru Ambil Bagian

  Senin, 15 Agustus 2016 09:40
BERKIBAR: Merah Putih pun berkibar di Puncak Bukit Senara, Kecamatan Jungkung, Kabupaten Kapuas Hulu Ahad kemarin. ISTIMEWA

Berita Terkait

 
Puluhan siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) At Taqwa menggelar peringatan hari Pramuka dan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan bendera merah putih di puncak bukit Senara, Kecamatan Jungkung, Kabupaten Kapuas Hulu. Minggu, (14/8).

Adong, Pontianak

PULUHAN siswa bersama kedua gurunya menaiki bukit sejak pagi. Berseragam pramuka, mereka terus menelusuri jalur bukit untuk mencapai titik ketinggian. Lebih dari dua jam perjalanan ditempuh oleh para siswa tersebut hingga sampai di puncak bukti Senara. Di ketinggian itu, mereka lalu menancapkan bendera merah putih sebagai bentuk penghormatan terhadap negara yang dicintai.

Guru Konsultan Pendidikan Dompet Dhuafa, Syaidina Ali, mengatakan para siswa-siswi yang berasal dari MTs At Taqwa Filial Engkernas sekolah literasi Indonesia sangat semangat merayakan hari pramuka dan kemerdekaan di puncak bukit Senara.

Ali mengatakan, seluruh siswa-siswi tidak ada yang merasa kelelahan menaiki puncak, meski jalur yang ditemmpuh cukup sulita dan terjal.

“Alhamdulillah, kami sampai di puncak dan bendera merah putih berhasil kami kibarkan,” kata, Ali, saat menghubungi koran ini.

Ali menuturkan peringatan hari pramuka dan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera di puncak bukit Senara pada dasarnya bertujuan untuk membina semangat anak-anak pedalaman untuk menggapai pendidikan.

Karena, lanjut Ali, siswa-siswi MTs Filial merupakan pelajar yang pernah mengenyam pendidikan namun putus ditengah jalan. Hal itu disebabkan karena akses pendidikan yang terbatas dan jauh dari pemukiman penduduk sehingga membuat mereka banyak putus sekolah. “Ketika mereka kembali sekolah, semangat ini yang harus dijaga,” ucapnya.

Manurut Ali, kelas jauh MTs tersebut baru dibukan tahun ini dan saat ini telah memiliki dua angkatan dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. “Yang harus diingat adalah pendidikan bukan hanya milik warga yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta. Indonesia bukan hanya di pulau Jawa. Kita semua adalah warga Indonesia walau berada di pelosok desa,” terangnya.

Oleh karena itu, Ali menambahkan, anak-anak yang berada di pelosok desa telah menunjukan semangat dan cintanya kepada tanah air dengan mengibarkan bendera merah putih di puncak bukit Senara.

“Pendidikan adalah hak semua anak bangsa, anak-anak di pelosok negeri ini harus mendapatkan pendidikan yang layak,” pungkas mantan aktivis kampus IAIN Pontianak tersebut. (*)

Berita Terkait