Pulangkan TKI ke Daerah Asal

Pulangkan TKI ke Daerah Asal

  Rabu, 10 Agustus 2016 10:55
grafis.PONTIANAK POST

Berita Terkait

DINAS Sosial Kalbar memulangkan 20 pekerja ke daerah asal dengan kapal laut dari Pelabuhan Dwikora Pontianak, Selasa dini hari. Pekerja migran yang diberangkatkan menggunakan KM Lawit menuju Jakarta itu, bagian dari 63 TKI-B yang Sabtu dini hari lalu, dideportasi dari Malaysia.

 
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kalbar Yuline Marhaeni mengatakan, 20 pekerja yang dipulangkan akan ditampung terlebih dahulu di Posko TKI sebelum diserahkan ke Kementerian Sosial.

“Dari sana, nanti akan dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing,” kata Yuline, Selasa (9/8).

Sebanyak 20 orang pekerja itu terdiri dari lima orang perempuan dan 15 diantaranya laki-laki. Yuline menyebut, pekerja migran yang dipulangkan dari Jawa Barat mendominasi mencapai 10 orang.

Sebelumnya, sebanyak 66 pekerja migran bermasalah di Malaysia kembali dipulangkan, Sabtu (6/8). Dari jumlah tersebut, sebanyak 36 di antaranya pekerja migran berasal dari Kalbar. Sementara selebihnya, luar Kalbar.

Diungkapkan Yuline, masih ada ribuan pekerja migran yang bermasalah di Malaysia yang belum dipulangkan. Dia menceritakan, saat berkunjung ke Komjen Malaysia di Kuching, ribuan pekerja migran itu akan dipulangkan secara bertahap.

“Memang masih banyak. Maksudnya begini, kalau data sudah lengkap dan cukup, maka akan dipulangkan ke sini (Pontianak),” ujarnya.

Proses pemulanganya, kata Yuline, harus terdata akurat dahulu sebelum dipulangkan. Kuotanya juga, tidak bisa langsung, akan tetapi bertahap. “Kalau sudah lengkap, baru mereka (Malaysia) kirim ke sini (Pontianak). Mereka juga perlu data yang akurat. Kalau dipulangkannya ribuah langsung, kita pun kewalahan,” sebutnya.

Diungkapkan pula, pendataan pekerja migran yang ditampung sebelum dipulangkan dilakukan di penampungan Malaysia harus akurat. Tidak boleh asal-asalan. “Kalau sudah lengkap datanya akan dipulangkan. Ada ribuan orang, ini yang bertahap saja ada 1.000 dalam enam bulan. Nanti pengembalian yang dibelakang masih banyak,” bebernya.

Dinsos sudah berupaya mengingatkan agar pekerja yang dideportasi dari Malaysia itu tidak kembali lagi. “Sambil mendata mereka, kami selalu mengingatkan jangan lagi ke sana. Kita selalu begitu, mengingatkan jangan sampai mereka terulang lagi, bukannya mendapatkan gaji besar, tapi dipulangkan semua,” ungkap Yuline.(gus)

Berita Terkait