Pub dan Karaoke Hotel Borneo

Pub dan Karaoke Hotel Borneo

  Kamis, 7 December 2017 10:00
GARIS POLISI: Aparat kepolisian saat memasang garis polisi saat menutup pub dan karaoke Hotel Borneo Ketapang, beberapa waktu lalu. Tempat hiburan malam milik hotel tersebut kini resmi tak boleh beroperasi.KETAPANGNEWS.COM

Berita Terkait

Tak Boleh lagi Beroperasi

KETAPANG – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Ketapang, Edy Junaidi, mengatakan penyegelan pub dan tempat karaoke Hotel Borneo Emerald perlu dilakukan. Selain tidak memiliki izin, tempat tersebut belum layak untuk di Ketapang.

Edy menjelaskan, alasan lain penyegelan tersebut dilakukan karena pada saat razia dilakukan beberapa waktu lalu, banyak pengunjung yang masih remaja dan belum pantas memasuki tempat itu. "Saat kita lakukan razia kemarin ada ratusan orang yang di pub dan karaoke itu. Bahkan banyak yang masih remaja bahkan berstatus pelajar," kata Edy, kemarin (6/12) di Ketapang.

Edy mengungkapkan, untuk di Ketapang sendiri meskipun sudah maju dan modern, keberadaan pub atau club malam seperti itu belum layak, karena pengawasan terhadap pengunjung dan pembatasan juga belum bisa dilakukan. "Jangan dululah kalau model klub malam pub seperti itu. Apalagi kemarin saya lihat masih anak-anak sekolah SMA kelas I, kelas III, itu merusak mereka," sesalnya.

Pihaknya pun akan tetap menindaklanjuti persoalan ini. Bahkan dia berharap kepada masyarakat jika memang melihat pihak pengelola hotel membuka pub dan karaoeke tanpa seizin polisi, dia meminta untuk melaporkannya kepada pihak berwajib. "Penyegelan dasarnya ada, saat operasi kita lihat dari perizinan dan semuanya tidak dimiliki," paparnya.

"Mereka tidak pernah bayar pajak tempat hiburan karena, hanya izin hotel saja. Mereka cuma mengantongi izin hotel bukan tempat hiburan, makanya Polres bekerjasama dengan Satpol PP menyegel pub dan karaoeke itu," lanjut Edy.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, di Ketapang banyak tempat usaha yang memiliki SITU, SIUP, dan lainnya dengan jam operasional yang diatur tidak boleh melebihi pukul 00.00 WIB, namun tidak sedikit yang izin SITU dan SIUP untuk rumah makan. "Untuk Hotel Borneo sendiri tidak kita perkenan membuka lagi, kecuali mereka nanti memiliki izin, itupun harus mengikuti jam-jam operasional yang telah diatur," tegasnya.

Ke depan, pihaknya akan terus melakukan operasi, dengan tetap mengkedepankan tindakan humanis dan langkah-langkah sesuai standar operasional prosedur. Namun jika hal tersebut sudah dilakukan tetapi tidak mendapat respons baik, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas dan preventif. "Tindakan tegas kita lakukan jika dengan peringatan tidak diindahkan," tutupnya.

Sementara itu, Manager Hotel Borneo Emerald Ketapang, Ivan Wijaya, saat dihubungi awak media melalui telepon, enggan berkomentar. Dia meminta waktu untuk memberikan klarifikasinya terkait izin pub dan karaoke yang berada di hotelnya itu. "Maaf ya, saya lagi istirahat, nanti saja ya," ujarnya di ujung telfon. (afi)

Berita Terkait