PT. Angkasapura II Kantor Cabang Bandara Supadio Gelar Operasi Katarak

PT. Angkasapura II Kantor Cabang Bandara Supadio Gelar Operasi Katarak

  Kamis, 7 December 2017 10:00
OPERASI: Tim dokter spesialis mata tengah melakukan operasi Katarak bagi salah satu pasien di RS Mitra Medika.

Berita Terkait

PONTIANAK – PT. Angkasapura II Kantor Cabang Bandara Supadio bersama Rumah Sakit Mitra Medika dan Perdami Kalimantan Barat, Rabu (6/11) menggelar operasi katarak bagi puluhan masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

Manager Keuangan Adiminstrasi dan Komersil PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Supadio Pontianak, Erikson Simanjuntak mengatakan kegiatan bhakti sosial operasi katarak yang dilakukan pihaknya merupakan salah satu program Corporate Social Responsibilty (CSR) yang rutin dilakukan pihaknya setiap tahunnya. “Tahun lalu kami juga menggelar operasi katarak dan memang saya lihat antusias warga untuk mengikuti kegiatan ini sangat baik,” kata Erikson Simanjuntak kepada Pontianak Post.

Saat ditanya mengenai sasaran warga yang mengikuti katarak, kata Alekson, sejak awal pihaknya tidak membatasi warga dari kabupaten/kota mana saja di Kalbar, hanya saja memang kata dia masyarakat di sekitar Bandara Supadio juga diprioritaskan.

“Untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua masyarakat, sebelumnya kami juga memberikan informasi untuk pelaksanaan operasi katarak secara gratis ini, dan bersyukur cukup banyak warga yang mendaftar,” ucapnya.

Erikson menerangkan, pihaknya sengaja memilih operasi katarak, lantaran melihat belakangan penderita penyakit katarak cukup banyak di Kalimantan Barat. Dia berharap dengan adanya kegiatan operasi katarak, secara tak langsung bisa memberikan konstribusi besar dalam menurunkan jumlah penderita katarak.

“Karena kalau tidak segera diatasi tidak menutup kemungkinan katarak bisa mengakibatkan kebutaan, karenanya kami berharap melalui kegiatan operasi katarak ini bisa membantu dan memudahkan para saudara kita di luar sana untuk menjalani operasi katarak,” ujarnya.

Selain operasi katarak secara gratis, PT. Angkasapura II Kantor Cabang Bandara Supadio juga memiliki sejumlah program Coorporate Social Responsibility lainnya, misalnya pembinaan bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah, perbaikan fasilitas pendidikan, kesehatan dan sejumalah program lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas. 

Wakil Direktur Umum Rumah Sakit Mitra Medika, Marcus Gatot Budi mengatakan dalam operasi katarak ini, pihak Rumah Sakit Mitra Medika juga melibatkanm sejumlah dokter mata, termasuk yang tergabung dalam Perdami Kalbar. Menurutnya semula cukup banyak warga yang mendaftar untuk mengikuti operasi katarak, namun setelah dilakukan sejumlah pemeriksaan tahap awal akhirnya hanya 28 pasien yang bisa mengikuti operasi katarak.

“Sebelum menjalani operasi ada serangkaian pemeriksaan tahap awal, jika memang layak dan kondisi mediknya baik maka diperkenankan mengikuti operasi, begitu juga sebaliknya,” ucapnya. 

Agar hasil berjalan maksimal, Marcus menyarankan kepada setiap pasien agar kembali melakukan pemeriksaan rutin usai menjalani operasi katarak. “Sebaiknya usai operasi matanya jaangan dikucek terlalu kuat, hindari terkena dengan seringnya terkena debu,” ujarnya. 

Ketua Perdami Kalimantan Barat, Liesa Zulhidya Subuh mengatakan sejumlah penyebab katarak, seperti usia atau degeneratif, diabetes, bawaan, semua itu terkait juga dengan factor lingkungan misalanya karena mata yang sering terpana dengan sinar matahari dalam waktu yang lama.

Meski tidak memiliki data secara rinci mengenai jumlah penderita katarak di Kalimantan Barat, namun dia meyakini pada dasarnya cukup banyak penderita katarak di Kalbar.

“Karena untuk operasi memerlukan biaya yang cukup besar, sebelumnya memang tidak nampak, jumlahnya, namun seiring adanya BPJS membuat banyak orang lebih antusias mengikuti operasi katarak. Makanya bisa dilihat saat ini jumlah penderitanya bertambah, padahal menurut saya setiap orang terutama yang berusia lanjut sangat berpotensi terkena katarak,” jelasnya.

Liesa pun berharap selain PT. Angkasapura II Cabang Bandara Supadio ke depan akan semakin banyak pihak yang menggelar operasi katarak mengingat hal tersebut sangat membantu terutama bagi masyarakat kurang mampu. “Kalau semakin banyak pihak yang menggelar operasi katarak secara gratis, otomatis akan memberikan konstribusi besar menurunkan kasus katarak terutama di Kalimantan Barat,” pungkasnya. (ash) 

Berita Terkait