Prostitusi Artis, Polisi Sita Kondom dan Pakaian Dalam

Prostitusi Artis, Polisi Sita Kondom dan Pakaian Dalam

  Jumat, 11 December 2015 14:32
Ilustrasi

Berita Terkait

JAKARTA -- Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dalam penangkapan artis serta model papan atas NM dan PR berikut dua muncikari O dan F di hotel bintang lima kawasan Jakarta Pusat, Kamis (10/12) malam. Barang bukti yang diamankan antara lain kondom dan pakaian dalam.

"Selain bukti transfer, hari ini dapat rekening koran tersangka. Kemudian, pakaian dalam bill hotel, kondom dan telepon seluler," ujar Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana di Mabes Polri, Jumat (11/12). 
Ia menambahkan, handphone itu kini tengah dikloning oleh Cyber Crime Bareskrim Polri untuk melihat data-data yang diperlukan dalam penyidikan. Sebab, kata Umar, indikasinya bukan hanya NM dan PR saja yang diduga dieksploitasi oleh tersangka F dan O. "Ada beberapa nama yang kemarin sudah muncul secara manual," paparnya. 
Lebih lanjut Umar mengatakan, dari bukti transfer yang ada sekarang setiap kali eksekusi berhasil dilakukan O dan F mendapatkan Rp 10 juta. "Sisanya itu kepada artis, itu hak artisnya," kata Umar. 
Jika dilihat dari bukti yang ada, Umar memastikan bahwa apa yang dilakukan NM dan PR ini bukan pertama kalinya. "Kalau dilihat dari transkripnya ya bukan pertama kali," ungkap dia.

 

 

Cari Hidung Belang 
Peran masing-masing muncikari dalam kasus prostitusi artis papan atas NM dan PR, semakin jelas. Dua muncikari, O dan F, yang sudah dijadikan tersangka ini memiliki peran masing-masing dalam menjual artis pelacur ke pria hidung belang. 
Muncikari F diketahui merupakan manajer artis sekaligus menyediakan anak buahnya untuk dieksekusi. Sedangkan O, adalah yang mencari konsumen penikmat artis pelacur. 
"F manajer artis. O, ini manajer di satu tempat hiburan malam. Tapi dia (O) juga bertugas mencari konsumen," kata Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana di Mabes Polri, Jumat (11/12). 
Hanya saja, Umar enggan mengungkap nama jelas artis NM dan PR serta muncikari O dan F. "Saya ini penyidik, harus mengatakan prosedural. Kalau materi, habis kami," tegasnya. "Kalau bicara seperti ini kita melakukan dulu baru bicara. Kalau hanya melihat dan berbicara, bukan penyidik," katanya. 
Yang pasti, O dan F ini juga punya keterkaitan dengan RB yang lebih dulu diringkus Polres Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Menurut Umar, dulu RB tak pernah bersentuhan dengan artis. Namun, RB mengambil stok artis lewat O dan F.  "Karena RB sejak Agustus tak bisa bekerja (karena sudah ditangkap) maka posisinya diambilalih oleh O dan F," papar Umar. (boy/jpnn)

Berita Terkait