Proses Internal Tetap Jalan

Proses Internal Tetap Jalan

  Sabtu, 27 Agustus 2016 13:08
MEDIASI: Akhir mediasi ‎antara Brigadir Yusitasari dan Liong Cin Hoi di Mapolsek Jawai, Kamis (25/8)

Berita Terkait

SINGKAWANG-Berkat masukan dan saran tokoh masyarakat Singkawang dan Jawai Kabupaten Sambas, akhirnya Brigadir Yusitasari dengan Liong Cin Hoi atau disapa Ahoi bertemu dalam mediasi di Mapolsek Jawai Selatan Polres Sambas Jl Bahri Tayib Dusun Orde Baru Desa Matang Terap, Kecamatan Jawai Selatan, Kamis (25/8).

Mediasi karena aksi pemukulan yang dilakukan Brigadir Yusitasari (polwan) dan sang pengendara sepeda motor pada hari Minggu tanggal 21 Agustus 2016 sekira pukul 15.15 Wib di Simpang 4 Traffic Light Jl. Alianyang / Firdaus Kecamatan Singkawang Barat.

"Kedua belah pihak telah bertemu. Pertemuan ini juga merupakan masukan dan saran dari tokoh masyarakat Singkawang dan Sambas, khususnya kecamatan Jawai," ungkap Kapolres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa kepada koran ini Jumat (26/8) kemarin.

Dengan pertemuan ini diharapkan tidak ada lagi polemik di masyarakat karena kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

"Kita harapkan tidak ada polemik lagi, saya sebagai Kapolres sangat berterima kasih atas dukungan tokoh masyarakat Singkawang dan Kabupaten Sambas sehingga mediasi ini terlaksana," katanya.

Meskipun demikian kata Kapolres, terkait pelanggaran yang dilakukan Brigadir YS tetap berlanjut sesuai dengan aturan dan mekanisme di internal Polri.

"Secara institusi proses masih berjalan," katanya.

Dalam mediasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Singkawang  Kompol Jovan Sumual SH SIK MH ini disaksikan sejumlah jajaran Polres Singkawang maupun jajaran Polres Sambas dalam ini dihadiri Kapolsek Jawai IPTU Dwi Yono selaku Kapolsek Jawai dan jajarannya. Sedangkan dari pihak korban Ahoi, disaksikan Liong Khiuk Siu yang merupakan ibu kandung Ahoi, Liong Cindi (kakak Ahoi), dan Tjhin Lili sepupu Ahoi. Sedangkan dari pihak Brigadir Yusitasari ada Suhardi, pamannya dan bibinya Asmah.

Tak hanya itu, mediasi ini juga disaksikan Mawardi S.Pd SD yang merupakan Ketua Forum Komunikasi Pemuda Melayu (FKPM) Kecamatan Jawai Selatan serta tokoh masyarakat Tionghoa, Junaidi atau akrab disapa Anga.

Pertemuan itu guna penyelesaian permasalahan yang terjadi tanpa ada unsur paksaan dari siapa pun.

Brigadir Yusitasari menyampaikan permohonan maaf terhadap Ahoi atas perbuatan yang telah dilakukan, serta tidak akan mengulangi perbuatan tersebut kembali kepada siapapun. Ahoi pun juga menerima maaf Yusitasari.

Selain itu kedua belah pihak menyatakan kedua permasalahan tersebut diatas telah selesai secara kekeluargaan dan berjanji tidak akan saling menaruh dendam.

Pihak Korban juga berjanji tidak akan melakukan penuntutan hingga ke persidangan, namun pihak korban meminta pihak kedua tetap dilakukan proses hukum yang berlaku di Kepolisian negara republik indonesia. Setelah mediasi ini kedua belah pihak menganggap permasalahan selesai dengan adanya penandatanganan hasil mediasi, namun tanpa mengabaikan proses internal di Kepolisian terhadap Brigadir Yusitasari. (har)

Berita Terkait