Promosikan Wisata Melalui Perkemahan

Promosikan Wisata Melalui Perkemahan

  Rabu, 6 January 2016 09:29
SERAH BIBIT: Chandra, ketua Panitia Pelaksana Perkemahan Bakti Ranting di Batu Bejambang, Paloh, menyerahkan bibit bunga kepada Pokmaswas Batu Bejamban, dalam kegiatan mereka. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

LIKU – Sebanyak 22 pengurus Pramuka Saka Bakti Husada (SBH) Puskesmas Pimpinan, Kecamatan Teluk Keramat, menggelar Perkemahan Bakti Ranting (Pertiran) di lokasi Keramat 'Batu Bejamban,’ Paloh. Lokasi yang dimaksud sangat terkenal dengan keramat dan mistiknya. Sementara kegiatan perkemahan sendiri dilaksanakan selama dua hari, dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, baru-baru ini.

Pimpinan Saka Bakti Husada Ranting Teluk Keramat, Akhmad, mengatakan, selain menggelar perkemahan, mereka juga melakukan bakti sosial seperti membersihkan musala dan fasilitas 'Batu Bejamban.' Mereka juga menanam bibit bunga Alamanda (Karon) di sepanjang jalan pintu masuk hingga bukit dan lokasi makam-makan di 'Batu Bejamban.’ 

Pegawai Puskesmas Pimpinan ini menegaskan bahwa tujuan dilaksanakan perkemajan pramuka tersebut, untuk menghilangkan kesan mistik yang selama ini disematkan dilokasi 'Batu Bejamban.' Lokasi ini sendiri merupakan tujuan ziarah mistis di Kecamatan Paloh. Dia berharap agar daerah yang dianggap sakral oleh masyarakat ini bisa menjadi lokasi wisata. Terlebih, dia memastikan jika keindahan lokasi 'Batu Bejamban' sangat eksotis.

Ketua Pokdarwis Pesona Bahari Desa Temajuk ini mengungkapkan, Pertiran dilaksanakan sebagai wahana pengembangan potensi diri bagi anggota pramuka SBH. Terutama, dia berharap, melalui kegiatan ini akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pramuka, serta menambah kesadaran, kemauan, dan kepedulian sosial masyarakat. "Kita juga memberikan wawasan dan pengalaman anggota Pramuka SBH, agar keterampilan dan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan,” jelasnya.

‎Sementara Candra, ketua Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan Pramuka ini diikuti oleh Pramuka SBH Pangkalan Puskesmas Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, bersama mahasiswa Politeknik Negeri Sambas. "Dilaksanaknya Pertiran ini guna mengenalkan cagar budaya daerah 'Batu Bejamban' dan objek wisata budaya kepada kader Pramuka, serta menumbuhkan kesadaran berbudaya hidup sehat dan menumbuhkan kecintaan terhadap alam serta lingkungan," ungkapnya.

Selain melakukan bakti sosial dan penanaman pohon, Pramuka SBH juga memberikan bantuan alat-alat kebersihan, seperti sapu, pengki, ember, tong sampah, dan beberapa alat lainnya kepada pengelola dan penjaga pintu masuk ‘Batu Bejamban.’ "Kegiatan Pertiran ini merupakan agenda tahunan, dan tahun ini kita lebih memilih lokasi 'Batu Bejamban,’ dan tahun depan kita akan mencari lagi lokasi objek sejarah Kabupaten Sambas," tegasnya.

Hamida, ketua Pokdarwis sekaligus pengelola objek wisata ‘Batu Bejamban,’ mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pramuka SBH. Dia yakin kegiatan ini akan dapat memberikan motivasi bagi masyarakat lainnya untuk mempromosikan 'Batu Bejamban.' Diakui dia, tidak mudah untuk mempromosikan wisata budaya di tempat tersebut karena masih ada mitos-mitos kental dengan keangkerannnya. "(Padahal) tidak seperti itu (angker, Red). Contohnya, anak-anak Pramuka saja berani berkemah ke 'Batu Bejamban'," pungkasnya. (har)

Berita Terkait