Promosi Pontianak dengan Lomba Mini SEO

Promosi Pontianak dengan Lomba Mini SEO

  Minggu, 23 Oktober 2016 10:11

Berita Terkait

Di era sekarang ini, dunia dalam genggaman. Seseorang bisa mendapatkan informasi dari berbagai wilayah di seluruh dunia hanya dengan memainkan jemari di gadget mereka. Kemajuan teknologi ini dimanfaatkan Komunitas Blogger Pontianak (KBP). Di hari jadi Kota Pontianak ke 245, KBP menggelar lomba mini seo  dengan tema Pontianak kota wisata paling menarik di Indonesia. 

Lomba ini sebagai bentuk kontribusi KBP terhadap Kota Khatulistiwa ini. 

“KBP juga ingin menunjukkan eksistensinya sebagai komunitas yang ikut membangun citra Kota Pontianak lewat tulisan, serta turut membantu pemerintah khususnya di bidang pariwisata,” ungkap M Sahlan atau akrab disapa Qbenk, salah satu inisiator lomba. 

Qbenk mengatakan ada istilah SEO atau Search Engine Optimation di dunia blogger. SEO ini menjadi tolak ukur dalam melihat kualitas sebuah blog. Patokan SEO adalah mesin pencari google. Fungsi utama google  memberikan informasi yang akurat ketika ada orang mencari sesuatu dengan mengetik kata atau kalimat dalam kotak pencarian. 

“Istilah mini SEO disini artinya lomba ini selain menulis konten tentang keberadaan tempat wisata di Pontianak, juga berusaha semaksimal mungkin agar kata kunci ini bisa muncul di pencarian google,” jelasnya. 

Manfaat utama dari lomba ini untuk memudahkan seseorang mencari objek wisata yang ada di Pontianak. Targetnya adalah orang dari luar Kalbar yang ingin mencari informasi seputar Kota Pontianak khususnya tentang wisata. Cukup menuliskan wisata Kota Pontianak akan bermunculan tulisan-tulisan dari para peserta. 

“Jadi artikel dari kawan kawan blogger Pontianak bisa masuk di mesin pencari sebagai referensi untuk mereka yang membutuhkan,” tuturnya. 

Saat ini ada sekitar 43 peserta yang mayoritas menulis objek wisata di Kota Pontianak seperti  Taman Alun Kapuas, Masjid Mujahidin, Masji Jami’, Keraton Kadriah, dan lainnya.  Hadiah lomba merupakan hasil dari kompromi anggota komunitas itu sendiri. Tetapi, bukan hadiah yang menjadi utama, melainkan kreativitas blogger Pontianak dalam berkompetisi. 

“Yang kita kejar yakni akan semakin banyak pengalaman bertanding walawpun sebatas lokal,” ujarnya. 

Qbenk menambahkan blogger Pontianak itu mulai banyak sejak 2008. Tetapi, yang eksis sedikit. Sejak 2014 Komunitas Blogger Pontianak banyak yang mulai aktif.

 “Tetapi tidak semuanya punya skill atau kemampuan dalam berkompetisi. Nah, dari sinilah kemudian muncul ide untuk mengatakan lomba,” paparnya. 

Ia berharap dengan lomba ini masyarakat, khususnya kalangan muda, pelajar, dan mahasiswa tertarik dengan dunia blogger. Apalagi saat ini dunia blogger mempunyai pengaruh kuat sebagai media promosi, bahkan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Banyak blogger Pontianak yang punya pendapatan lewat blog. 

“Walaupun sifatnya tidak tetap, tetapi relatif lumayan besar juga untuk perbulannya, bisa lewat job review, olshop, competition, SEO webmaster,” tutupnya. **

Berita Terkait