Pro Aktif Deteksi Perusakan Akidah

Pro Aktif Deteksi Perusakan Akidah

  Senin, 22 February 2016 09:04
INFAK : Wakil Bupati Gusti Ramlana menyerahkan infak jemaah Safari Fajar kepada pengurus Masjid Baitul Mushali, Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir. FOTO WAHYU ISMIR

Berita Terkait

MEMPAWAH - Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, S.Sos, mengatakan, akidah merupakan pondasi dasar yang harus dimiliki setiap umat Islam untuk melaksanakan segala aktivitas ibadah. Bila akidah umat Islam baik, maka baik pula amal ibadahnya. Begitu juga sebaliknya, jika akidah seorang umat Islam buruk, maka buruk pula amal ibadahnya.

“Akidah yang baik dan benar haruslah dimiliki generasi muda Islam yang merupakan tongkat estapet penerus bangsa dan perjuangan umat Islam, sebagaimana yang dikehendaki agama Islam. Karena itu, generasi muda Islam mesti pro aktif dalam mendeteksi dan mencegah pelbagai upaya untuk merusak akidah,” ungkap Ramlana ketika memberikan sambutan pada Safari Fajar di Masjid Baitul Mushalli, Desa Penibung, Kecamatan Mempawah Hilir, Jumat (19/2).

Ditegaskan wabup, sekarang ini makin banyak kita temukan modus-modus untuk mengganggu keimanan dalam rangka menciptakan kegalauan bagi umat Islam. Misalnya, kabar jilbab bergambar porno, beredarnya buku-buku yang berisi tulisan atau gambar-gambar menyesatkan untuk kalangan anak-anak, hingga aliran-aliran sempalan yang dimaksudkan mendangkalkan akidah.

“Menghadapi upaya-upaya untuk mendangkalkan akidah ini adalah kita harus senantiasa waspada. Dan generasi muda adalah garda terdepan untuk mencegahnya. Mari kita banyak-banyak istighfar agar Allah SWT selalu memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menangkal semua upaya untuk memecah belah umat Islam,” imbuh Ramlana.

Dan kegiatan safari fajar ini, tambah dia, merupakan salahsatu bentuk untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Safari fajar juga bisa jadi media informasi dan sarana diskusi bagi seluruh jamaah jika di daerah masing-masing ditemukan hal-hal janggal yang bisa menganggu situasi kamtibmas.

Sebelumnya, Ketua Motivator Safari Fajar, H. Syahril, S.Ip, M.Pd, juga mengingatkan kepada seluruh jamaah Safari Fajar untuk selalu waspada terhadap berkembangnya aliran-aliran sempalan yang mengatasnamakan Islam di Kabupaten Mempawah.“Akhir-akhir ini jumlah aliran sempalan mengatasnamakan Islam dilaporkan semakin banyak tumbuh dan berkembang di tanah air. Ini tentu membuat kita prihatin. Karenanya, sebelum jauh berkembang di Kabupaten Mempawah, kita para jamaah safari fajar dan seluruh masyarakat harus tetap waspada,” imbuh dia.

Safari fajar Kabupaten Mempawah di Masjid Baitul Mushali Desa Penibung turut dihadiri Ketua MUI, KH. Tusirana Rasyid, para alim ulama, para pejabat Pemkab Mempawah, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta ratusan jemaah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah. (wah)

 

Berita Terkait