Presiden Janji Bangun Fasilitas untuk Difabel

Presiden Janji Bangun Fasilitas untuk Difabel

  Jumat, 4 December 2015 08:02
Foto Agus Wahyudi / Jawa Pos

Berita Terkait

JAKARTA – Pemerintah mengakui, Indonesia masih belum ramah pada penyandang disabilitas atau difabel. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menceritakan, dirinya pernah mengikuti perjalanan penyandang disabilitas di Jakarta, naik turun bus, masuk terminal, hingga ke berbagai area publik lainnya.

”Harus diakui (fasilitas) masih kurang. Ini harus jadi perhatian bersama, pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya saat peringatan Hari Disabilitas di Istana Negara kemarin (3/12). Karena itu, di hadapan ratusan penyandang disabilitas yang hadir di Istana Negara, Jokowi berjanji bersungguh-sungguh dalam pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas dengan merancang program yang secara inklusif bisa merangkul mereka. ”Misalnya, dalam hal lapangan pekerjaan dan pendidikan,” katanya.

Langkah konkret yang bakal dilakukan, lanjut Jokowi, adalah menyediakan fasilitas sarana transportasi dan fasilitas publik yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas. Termasuk rencana pembangunan pabrik yang akan menyerap mereka sebagai pekerja. ”Agar saudara-saudara kita tetap produktif,” ucapnya.Selain itu, pemerintah akan membantu mereka untuk mendapatkan dokumen-dokumen kependudukan seperti akta kelahiran dan kartu tanda penduduk (KTP) yang memiliki fitur braille sehingga bisa dibaca penyandang tunanetra.

Satu hal konkret yang juga sudah dilakukan adalah kerja sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan beberapa perbankan untuk menyediakan anjungan tunai mandiri atau ATM khusus bagi penyandang tunanetra dan tunarungu. ATM tersebut kemarin dihadirkan untuk dicoba di Istana Negara. ”Ini baru satu, nanti di seluruh Indonesia ada ATM seperti ini,” ujar presiden.

Dalam acara yang juga dihadiri Sinta Nuriyah Wahid (istri almarhum Gusdur) dan sekitar 200 penyandang disabilitas kemarin, Jokowi dan Ibu Negara Iriana serta beberapa menteri Kabinet Kerja sempat dibuat terkagum-kagum dengan kemampuan seni musik beberapa anak penyandang tunanetra.Salah satunya adalah Claudia yang menyanyikan lagu Sempurna yang dipopulerkan Andra and The Backbone. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menganugerahkan piagam penghargaan sebagai Pelopor Implementasi Gerakan Aksesibilitas Umum Nasional (GAUN) kepada Sinta Nuriyah. (owi/c10/end)

 

Berita Terkait