Prediksi Duel Antarlini Final Euro 2016: Portugal vs Prancis

Prediksi Duel Antarlini Final Euro 2016: Portugal vs Prancis

  Sabtu, 9 July 2016 15:07
FOTO REUTERS

Berita Terkait

Gelaran Euro 2016 sudah mencapai babak akhir. Portugal dan Prancis akan bertarung untuk memperebutkan gelar juara. Partai tersebut akan digelar di Stade de France, Saint-Dennis, Senin (11/7) dinihari WIB.

Baik Portugal dan Prancis dipastikan akan tampil dengan kekuatan terbaiknya. Kedua tim tak memiliki masalah soal akumulasi kartu atau cedera pemain.

Jika mengacu pada kondisi tersebut, jelas partai final ini akan berjalan sangat seru. Adu kreatifitas di lini tengah hingga adu tajam di lini depan akan menjadi hal yang sering terlihat pada partai puncak nanti.

KIPER

Pada posisi ini, nama Hugo Lloris mungkin lebih akrab di telinga para pencinta sepak bola ketimbang Rui Patricio. Namun, secara kemampuan, kedua kiper ini sama baiknya. Keduanya tercatat selalu tampil di bawah mistar gawang timnya masing-masing. Dengan catatan kebobolan milik Lloris sedikit lebih baik, yakni empat kali, sementara Patricio lima kali.

Lloris masih lebih baik ketimbang Patricio jika mengacu pada statistik blok yang mereka lakukan. Dari enam laga, Llrois mencatat rataan 1,5 sementara Patricio tak melakukannya sama sekali.

Akan tetapi dari segi penyelamatan, Patricio lebih unggul. Kiper Portugal tersebut total melakukan 13 penyelamatan, sementara Lloris hanya sembilan kali.

BELAKANG

Portugal dan Prancis sama-sama bermain dengan pola empat pemain bertahan. Dari enam pertandingan yang sudah mereka lakoni, kedua tim tak pernah mengganti pakem tersebut.

Sepanjang gelaran Euro 2016 ini, Portugal mencatatkan rataan 1,7 blok per pertandingan, 14 tekel per pertandingan, 13,5 pelanggaran per pertandingan, dan 14,2 intersep per pertandingan.

Sementara Prancis memiliki catatan yang lebih apik. Mereka tercatat hanya kalah dari segi intersep yang mencatat 11,8 per laga. Sedangkan mereka melakukan blok 2,7 per pertandingan, 17 tekel per pertandingan, dan 10 pelanggaran per pertandingan.

Pada pertandingan nanti Pepe diprediksi akan kembali mengisi starting lineup Portugal setelah pada babak semifinal harus absen akibat cedera. Sementara Prancis diperkirakan tak akan mengubah susunan pemainnya di lini pertahanan.

TENGAH

Pada posisi ini kedua tim menggunakan dua pola yang berbeda. Portugal memilih bermain dengan tiga gelandang tengah dan satu gelandang serang. Sementara Prancis menggunakan dua gelandang bertahan dan tiga gelandang yang lebih sering membantu serangan.

Dari partai pertama di fase grup, baik Portugal dan Prancis memiliki rataan penguasaan bola lebih dari 50 persen. Portugal 53% sementara Prancis 54%.

Dua gelandang jangkar Les Bleus, Paul Pogba dan Blaise Matuidi memiliki rataan umpan sukses yang cukup tinggi. Pogba punya 88% umpan sukses, dengan rincian 284 kali berhasil dari 321 kali percobaan. Sementara Matuidi memiliki persentase yang lebih baik, yakni 92%, hasil dari 270 kali umpan sukses dari 293 kali percobaan.

Sementara di kubu Portugal, ada nama William Carvalho yang punya catatan 92% umpan sukses. Hal tersebut berasal dari 246 kali operan yang berhasil dari 268 kali percobaan.

DEPAN

Prancis secara statistik jauh unggul pada posisi ini. Total sembilan gol yang sudah diciptakan bomber mereka. Enam dihasilkan Antoine Griezmann dan tiga lainnya disumbang Olivier Giroud. Prancis sendiri secara total sudah mencetak 13 gol.

Sementara para bomber Portugal berhasil mencetak tujuh gol. Cristiano Ronaldo dan Nani sama-sama mencetak tiga gol, sementara satu lainnya dihasilkan Ricardo Quaresma. Satu gol tambahan dicetak oleh gelandang mereka, Renato Sanches.

Secara statistik, baik Portugal dan Prancis tak memiliki perbedaan jauh dalam hal melakukan tembakan. Portugal memiliki rataan sedikit lebih baik, dengan 18,8 sementara Prancis 17,7.

Akan tetapi secara tendangan yang mengarah ke gawang, giliran Prancis yang unggul tipis. Prancis mencatat rataan enam tembakan mengarah ke gawang, sementara Portugal 5,7.

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN

Portugal (4-4-2): Rui Patricio; Cedric Soares, Jose Fonte, Pepe, Raphael Guerrero; Joao Mario, Adrien Silva, Danilo, Renato Sanches; Cristiano Ronaldo, Nani

Prancis (4-2-3-1): Hugo Lloris; Bacary Sagna, Laurent Koscielny, Samuel Umtiti, Patrice Evra; Blaise Matuidi, Paul Pogba; Dimitri Payet, Antoine Griezmann, Moussa Sissoko; Olvier Giroud

(zul/JPG)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait