Prancis Kejar Benefit Tuan Rumah

Prancis Kejar Benefit Tuan Rumah

  Minggu, 26 June 2016 10:27
LATIHAN: Pemain Prancis Dimitri Payet dan rekan setimnya saat menjalani sesi latihan (25/6) di Grand Stade, Decines, Prancis. REUTERS/ROBERT PRATTA

Berita Terkait

LYON – Prancis akan menghadapi lawan pada babak 16 besar yang gampang-gampang susah, yakni Rep Irlandia di Lyon (28/6). Menjadi gampang karena materi pemain Rep Irlandia tidak segemerlap Prancis. Sulit lantaran spirit Robbie Keane dkk diyakini bakal berlipat. 

Fase knock out adalah capaian tertinggi Rep Irlandia selama keikutsertaan mereka di Euro. Tentu mereka tidak hanya puas berkiprah hingga babak ini saja. Mereka menuntut raihan yang lebih jauh lagi. Namun, Prancis juga memiliki target yang tidak kalah tinggi, yakni menjadi juara dengan status sebagai host.

''Kami bisa mengalahkan Prancis,'' ujar pencetak gol tunggal kemenangan Irlandia atas Italia kemarin dini hari WIB, Robbie Brady kepada AFP. 

Konfidensi tinggi memang tengah menyelimuti armada Martin O'Neill pasca menang 1-0 atas runner up Euro 2000 tersebut. Terlepas dari Italia yang tidak memasang beberapa pemain utamanya, kemenangan Irlandia pada laga tersebut tetaplah berarti penting.

Sebab, dengan tiga poin tambahan mereka mampu lolos sebagai salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik. Mengalahkan Swedia dengan Zlatan Ibrahimovic-nya yang ternyata keok 0-1 atas Belgia pada waktu yang sama. Irlandia lolos ke babak 16 besar berbekal hasil sekali menang, sekali imbang, dan sekali tumbang pada penyisihan grup E dan selisih gol dua berbanding empat.

''Ya, mereka (Prancis, Red) adalah unggulan. Terlebih, mereka juga melaju dengan kondisi tim yang tengah menanjak. Namun, saya harap kami bisa mengisi ulang tenaga di beberapa hari sisa ini untuk kemudian menampilkan lagi performa seperti malam ini (kemarin dini hari WIB),'' sambung pelatih Irlandia Martin O'Neill.

Kepercayaan diri tinggi juga tengah melanda tuan rumah. Keluar sebagai juara grup A dengan belum tersentuh kekalahan jadi faktornya. Tercatat dua kemenangan dan sekali hasil imbang menjadi kinerja Hugo Lloris dkk selama mengarungi penyisihan grup A. Produktivitas gol mereka juga cukup bagus, yakni empat berbanding satu. Apalagi mereka memiliki target untuk bisa juara dengan predikat sebagai host.

Terakhir kali Prancis bisa melakukan hal tersebut adalah kala menjadi juara Piala Dunia 1998. Saat itu, Zinedine Zidane dkk berhasil menjadi kampiun Piala Dunia untuk kali pertama setelah mengalahkan juara bertahan Brasil dengan skor telak 3-0 dalam laga yang dihelat di Parc des Princes. 

Untuk Euro, Prancis pun pernah mengecap manisnya juara sebagai tuan rumah, yakni edisi 1984. Parc des Princes kembali menjadi saksi kediigdayaan Prancis dengan Michel Platini-nya yang menang 2-0 atas Spanyol.

''Dengan menjuarai Piala Dunia 1998, saya rasa kami tidak mengubah apapun terkait permasalahan sosial negeri ini. Namun, kami membuat rakyat Prancis gembira. Kami membuat mereka bangga menjadi warga Prancis. Kami memiliki tim yang bisa menjamin kemenangan,'' ujar mantan bek Prancis Frank Leboeuf kepada Sportstar. (io)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait