Portugal Lolos ke Final, Berani Menyerang Kunci Kemenangan

Portugal Lolos ke Final, Berani Menyerang Kunci Kemenangan

  Kamis, 7 July 2016 07:26
FOTO; UEFA

Berita Terkait

CRISTIANO Ronaldo ogah jemawa usai membawa Portugal lolos ke final Euro 2016. Menurutnya, Portugal tak boleh terlalu gembira karena belum memenangkan apapun dalam gelaran ini.

"Ini adalah apa yang kami inginkan sejak awal. Kami tahu, ini akan menjadi jalan panjang dan kami masih di dalam turnamen ini," ujar Ronaldo dalam laman resmi UEFA.

Pernyataan Ronaldo memang cukup beralasan. Pasalnya, Selecao das Quinas memiliki jalan berliku sampai final.

Hanya lolos sebagai peringkat tiga terbaik F, Portugal juga baru sekali merasakan kemenangan dalam 90 menit dan itu terjadi kala melawan Wales ini.

"Lebih baik memulai dengan buruk, tetapi miliki akhir yang positif. Para pemain layak mendapatkannya. Bahkan seluruh staf pelatih atau medis. Namun, kami belum memenangkan apapun di sini," ucap dia.

Imbuhnya, "Saya berharap setelah final nanti, kami akan tersenyum serta ada air mata kebahagiaan pada akhirnya. Mimpi saya adalah memenangkan trofi bersama Portugal."

Kini, dengan mimpi yang semakin dekat itu, Ronaldo janji bakal melakukan segalanya demi Portugal. 

"Saya percaya kami akan menang dengan pekerjaan, kerendahan hati, dan semangat untuk mengorbandkan diri. Itulah yang saya tampilkan dalam karier saya sejauh ini," pungkas dia.

Pelatih Wales, Chris Coleman, secara fair mengakui bahwa anak asuhnya tak bermain baik melawan Portugal. Menurutnya, Portugal memiliki keberanian mengambil serangan lebih dahulu ketimbang timnya.

Sejatinya, Wales sempat bermain bagus pada babak pertama. Namun, konsentrasi mereka hilang usai turun minum setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol pada menit ke-50.

Bahkan, tiga menit berselang, Portugal menjauhkan keunggulan lewat gol Luis Nani. "Mereka sebenarnya bermain tim, bukan hanya Ronaldo. Mereka penuh talenta dan berani menyerang," ujar Coleman dikutip UEFA.

"Portugal memang bermain luar biasa malam ini. Kami kalah karena kurang berani, itu saja. Saya harus mengucapkan selamat kepada Portugal," lanjut dia.

Portugal, lanjut Coleman, memiliki sebuah rencana permainan. Sejak awal pertandingan, skema mereka berjalan dengan baik.

"Mereka punya rencana, kami sudah mencoba yang terbaik untuk menciptakan kesempatan, dan kami tak bisa melakukan itu," sebut dia.

Bahkan, Coleman menjagokan Portugal untuk juara di Euro 2016 ini. Ini tinggal menantikan saja siapa calon lawannya di final.

"Jerman dan Prancis adalah tim fantastis, tetapi yang terbaik tak selalu menang, Anda harus bermain tim. Portugal memiliki itu," tandas dia.Gareth Bale memuji kapasitas kawan sekaligus lawannya Cristiano Ronaldo.

Kedua pemain Real Madrid ini memang harus saling beradu kala membela timnas masing-masing, dimana Ronaldo berhasil membawa Portugal menang atas Wales 2-0.

Bale pun langsung memuji Ronaldo sebagai sosok yang mampu mencetak gol seperti apapun.

"Ronaldo adalah pencetak gol ulung dan berhasil membuktikannya kembali," ungkap Bale kepada UEFA.

"Meski begitu, ini bukan tentang mereka, tapi tentang kami. Kami memang kecewa tapi terus mencoba memotivasi diri," jelas sang pemain.

Bale mengaku raihan Wales di ajang ini akan jadi pemicu semangat mereka untuk terus memperlihatkan kapasitas di kancah sepak bola internasional. (ies/JPG)

 

Liputan Khusus: 

Berita Terkait